Hai hai TemaNda!

"Mulai dari nol ya." Biasanya kita mendengar perkataan ini dari penjaga pengisian bahan bakar kendaraan di Pertamina. Tapi mulai dari nol kali ini bukan soal mengisi bahan bakar kendaraan, melainkan mulai dari nol kembali mengasuh anak.

Berkutat kembali dengan berbagai cara membesarkan anak membuat Manda cukup bersemangat, namun juga mengalami berbagai macam tantangan. Tentunya berbagai macam hal yang berkaitan dengan persalinan Manda yang cukup rumit karena memiliki beberapa indikasi medis. Ditambah lagi Manda yang memiliki golongan darah langka, dan berbeda dengan suami sehingga memiliki beberapa efek kepada bayi kami yang baru lahir. Jaundice, kuning, Ikterus, atau apapun istilahnya, selalu menjadi tantangan utama kami. Berkejaran dengan waktu untuk membuat nilai bilirubin bayi turun ke angka normal dan memastikan secara klinis dan fisiologis aman. Caranya bagaimana? Memastikan bayi baru lahir ini mendapat asupan ASI yang cukup banyak. Kali ini Manda perlu memastikan 1-2 jam sekali bayi minum ASI dengan cara memastikan alarm menyala tepat waktu untuk menyusui. 

Menyusui itu bukan cuma soal bonding antara ibu dan bayi, tapi juga tentang mencukupi kebutuhan si kecil dengan ASI yang berkualitas. Sayangnya, nggak semua ibu menyusui langsung punya produksi ASI yang lancar. Kadang ada yang ngalamin ASI seret, nggak keluar banyak, atau merasa bayi masih lapar meskipun sudah menyusu. Nah, di sinilah peran booster ASI jadi penyelamat!

Dalam artikel ini, aku bakal bahas berbagai booster ASI terbaik, baik yang alami maupun suplemen, biar ASI tetap melimpah dan berkualitas. Yuk, simak sampai habis!

ASI Booster Terbaik untuk Busui


Kenapa ASI Bisa Seret?

Sebelum bahas booster ASI, penting buat tahu kenapa produksi ASI bisa berkurang atau nggak lancar. Beberapa penyebabnya antara lain:

  • Kurang sering menyusui – Prinsip supply and demand berlaku di sini. Makin sering bayi menyusu, makin banyak ASI yang diproduksi.
  • Stres dan kurang istirahat – Hormon oksitosin yang berperan dalam produksi ASI bisa terganggu kalau ibu stres.
  • Asupan gizi kurang optimal – Ibu menyusui butuh lebih banyak nutrisi untuk memproduksi ASI.
  • Kurang hidrasi – ASI sebagian besar terdiri dari air, jadi pastikan minum cukup setiap hari.
  • Kondisi medis tertentu – Misalnya sindrom PCOS, hipotiroidisme, atau masalah hormonal lainnya yang bisa mengganggu produksi ASI.

Kalau penyebabnya sudah diketahui, booster ASI bisa jadi solusi buat meningkatkan produksinya!

Booster ASI Alami yang Terbukti Efektif

Nggak perlu buru-buru pakai suplemen kalau masih bisa mengandalkan bahan alami. Ini beberapa makanan dan minuman yang terkenal ampuh buat ningkatin ASI:

1. Daun Katuk

Daun hijau ini sudah terkenal sebagai booster ASI sejak zaman dulu. Kandungan sterol dan flavonoidnya dipercaya bisa meningkatkan produksi ASI. Bisa dikonsumsi dalam bentuk sayur bening, tumisan, atau kapsul ekstrak daun katuk yang lebih praktis.

2. Fenugreek (Kelabat)

Biji fenugreek mengandung fitoestrogen yang dapat merangsang produksi ASI. Biasanya dikonsumsi dalam bentuk teh atau kapsul suplemen. Tapi, hati-hati kalau punya riwayat alergi kacang-kacangan ya!

3. Kacang Almond

Almond kaya akan lemak sehat dan protein yang bisa meningkatkan kualitas ASI. Bisa dikonsumsi langsung atau dijadikan almond milk sebagai camilan sehat.

4. Oatmeal

Makanan tinggi serat ini nggak cuma bagus buat pencernaan, tapi juga membantu meningkatkan hormon oksitosin yang penting dalam produksi ASI.

5. Air Kelapa

Selain menyegarkan, air kelapa mengandung elektrolit alami yang membantu menjaga hidrasi tubuh ibu menyusui dan meningkatkan produksi ASI.

6. Kurma

Kurma mengandung zat besi dan gula alami yang bisa memberikan energi tambahan buat ibu menyusui, sekaligus membantu produksi ASI lebih lancar.

7. Pepaya Muda

Pepaya muda mengandung enzim yang bisa membantu melancarkan produksi ASI. Bisa dimasak jadi sayur atau dijadikan campuran sup.

8. Bayam dan Daun Hijau Lainnya

Bayam kaya akan zat besi dan asam folat yang baik untuk ibu menyusui. Nutrisi ini membantu menjaga kualitas ASI dan daya tahan tubuh ibu.

Suplemen Booster ASI yang Direkomendasikan

Kalau sudah mencoba bahan alami tapi produksi ASI masih kurang optimal, suplemen bisa jadi pilihan tambahan. Berikut beberapa suplemen booster ASI terbaik yang banyak direkomendasikan:

1. Lactamond

Suplemen berbentuk susu ini mengandung ekstrak daun katuk dan almond yang bisa membantu meningkatkan produksi ASI.

2. Asifit

Dikenal sebagai suplemen dengan kandungan ekstrak daun katuk dan vitamin B kompleks, Asifit bisa membantu meningkatkan kualitas ASI.

3. Mom Uung

Suplemen berbentuk kapsul yang mengandung fenugreek, daun katuk, dan berbagai vitamin untuk memperlancar ASI.

4. Legendairy Milk

Produk asal Amerika ini mengandung berbagai bahan alami seperti fenugreek, milk thistle, dan alfalfa yang sudah terbukti ampuh meningkatkan produksi ASI.

5. Mama Bear Milk Booster

Produk ini mengandung bahan alami seperti moringa, fennel, dan oats yang efektif dalam meningkatkan suplai ASI.

6. Momsy

Produk ini merupakan suplemen yang dapat membantu melancarkan produksi ASI dan memberikan nutrisi bagi ibu dan bayi. Memiliki komposisi antara lain kacang almond, ikan gabus, daun kelor, dan lain-lain.

Tips Maksimalkan Produksi ASI

Selain mengonsumsi booster ASI, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan supaya produksi ASI tetap melimpah:

  • Menyusui atau pumping secara rutin – Idealnya setiap 2-3 jam sekali supaya produksi ASI tetap lancar.
  • Perbanyak minum air putih – Minimal 2-3 liter sehari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
  • Jaga pola makan sehat – Konsumsi makanan bergizi yang kaya protein, lemak sehat, dan serat.
  • Kurangi stres – Lakukan hal-hal yang bikin rileks seperti meditasi atau sekadar me-time sejenak. TemaNda juga bisa mengomunikasikan hal yang membuat stres kepada suami. Ajarkan juga suami atau pendamping lain untuk membantu melakukan pijat oksitosin.
  • Tidur yang cukup – Memang susah bagi ibu menyusui, tapi usahakan untuk istirahat kapan pun ada kesempatan.
  • Skin to skin contact dengan bayi – Cara ini bisa merangsang produksi hormon oksitosin dan prolaktin yang berperan dalam produksi ASI.

Kesimpulan

Booster ASI itu banyak macamnya, mulai dari yang alami seperti daun katuk, almond, dan fenugreek, hingga suplemen seperti Asifit dan Lactamond. Tapi, kunci utama agar ASI tetap melimpah adalah menjaga pola hidup sehat, tetap bahagia, dan selalu percaya diri bahwa ibu bisa memberikan yang terbaik untuk si kecil.

ASI adalah sumber nutrisi terbaik bagi bayi, jadi jangan mudah menyerah jika produksi ASI sempat berkurang. Coba berbagai booster ASI dan terapkan tips di atas agar perjalanan menyusui tetap lancar dan menyenangkan.

Jadi, sudah siap mencoba booster ASI yang mana dulu, nih?

Oh iya untuk berbagai macam tips gaya hidup sehat, TemaNda bisa mampir ke Blog Sunglow.Me. Sampai jumpa lagi di tulisan Manda lainnya, Happy mommy, happy Baby!

SHARE 15 comments

Add your comment

  1. Eh kurma juga bisa jadi booster ASI ya. Sepupuku baru juga melahirkan. Katanya, ASI-nya tuh seret gitu. Kalau di rumahku seringnya daun katu itu. Kayanya, aku bakalan bilang ke sepupuku buat mengonsumsi kurma juga dah.

    ReplyDelete
  2. Sebagai pejuang "mulai dari nol lagi", relate banget sama tulisan ini. Soal asi booster aku belum pernah konsumsi yang bentuk suplemen, masih pakai yang alami-alami aja selama ini karena enak-enak juga itu yang alami. Alhamdulillah bisa menyusui samapi dua tahun. Bajkan lebih. Sekarang PR nya menyapih hahahahaha...

    ReplyDelete
  3. Sekarang ada gerakan ayah ASI, bukan ayah yang menyusui, tetapi sosok ayah yang menjadi support terbaik ketika ibu dalam proses menyusui. Ini penting sebagai bentuk ikhtiar meminimalisasi ibu menyusui dari stress, sebaliknya ibu menyusui diharapkan bahagia dan nyaman dengan adanya dukungan psikologis dari suami

    ReplyDelete
  4. Pas bayi usia 1-3 bulan saya hampir tiap hari bikin sayur katuk karena alm. Ibu bawa tanamannya dari rumah ibuk buat ditanam di rumahku mbak. Lalu pas masuk usia bayi 4++ aku mulai mengalami ASI seret, nggak tahu juga kenapa, barangkali karena kurang tidur atau masalah hormonal yang naik turun, jadi sering glommy dan moody. Biasanya daun katuk ampuh, malah nggak manjur.

    Akhirnya aku kombinasi suplemen ASI sama daun katuk atau daun pepaya (karena aku suka tumis pepaya). Cuma ya, perlu diimbangi sama pikiran sehat dan support system yang baik juga biar ASInya lancar sampai usia 2tahun. ❤️❤️❤️

    ReplyDelete
  5. Kalau aku kalimat mulai no itu sering terlontar saat lebaran, ketika meminta maaf langsung keluar kata itu hihihi.

    Aku baru tahu kalau oetmeal bisa jadi salah satu boster Asi, biasanya yang selalu teringat daun katuk dan 8 hal yang disebutkan, kecuali no 4.

    Lagi, soal stress masuk dalam memaksimal ASI, memang ya yang satu ini selalu menjadi bagian penting dalam banyak proses. Semoga semua kita selalu bisa menjaga stress.

    ReplyDelete
  6. Saya dulu pasca melahirkan anyak makan daun katuk mbaa....alhamdulillah makin lancar ASI nya. Dimasak sayur bening aja juga enaaak koq gak usah dimasak aneh².😊

    ReplyDelete
  7. Busui emang butuh banget booster, terpenting jangan stress juga. Butuh support system, suami siaga dan tentunya makin ciamik optimasi Booster ASI, apalagi sangat beragam ya. Memudahkan, nggak ekslusif, bisa didapatkan dari pasar terdekat.

    Nice info, semangat mengAsihi. Semakin lancar asi nya, sehat mama nya, sehat adek bayi nya dan gapapa juga makan bening katuk sesekali 🥰

    ReplyDelete
  8. Pengetahuanku tentang ASI tentu sangat minim, tapi aku jadi tahu sekarang makanan apa saja yang bisa jadi booster ASI. Oalah pantes orang-orang sering nyebut daun katuk gitu, ternyata memang besar khasiatnya. Banyak sekali ya tantangan punya bayi, tapi entah kenapa selalu saja ada poin jangan stress, ya memang hal satu ini penting dan ngaruh banget deh Kak :)

    ReplyDelete
  9. Wah baca ini jadi keingat saudara yang habis melahirkan itu air susunya ga ada sampai 3 hari lamanya, ternyata banyak juga ya bahan alami yang dapat mendorong pertumbuhan ASI, bisa saya rekomendasikan ke dia, kebetulan juga sampai sekarang ASI-nya ga begtu banyak. Tips-tip memaksimalkan pertumbuhan ASI juga bermanfaat banget mba buat saya dan pastinya pembaca lainnya

    ReplyDelete
  10. Biasanya kalau ada yang habis melahirkan, langsung disuruh banyak-banyak makan sayur daun katuk ya, Mbak. Biar ASI-nya banyak hehehe.
    Padahal tidak hanya daun katuk yang jadi andalan. Masih banyak bahan lain yang bisa menunjang ASI. Mulai dari Kacang Almond, air kelapa muda, pepaya muda, bayam dan sayuran hijau lainnya. terus ditambah suplemen.
    Dan yang paling penting dari diri sendiri juga. termasuk tidak boleh stress.

    ReplyDelete
  11. Wah sekarang ini mudah banget ya kak mendapatkan booster asi sehingga kebutuhan ananda tentang asi bisa tercukupi. Senang pasti kalau bisa mendapatkan asi yang berlimpah ruah untuk anak-anak begini ya. Kalau dulu hanya mengandalkan daun katuk ternyata banyak dari sumber lain ya agar kebutuhan asi lebih banyak. Selain itu faktor jangan stress juga menjadi hal yang perlu kita jaga ya

    ReplyDelete
  12. Perkara ASI ini memang cukup sensitif dan juga penting karena berhubungan dengan banyak hal terutama dengan mood dan juga asupan gizi para ibu yang sedang menyusui. Dengan makan makanan bergizi dan kondisi mental yang baik insya Allah masih bisa keluar dengan baik tapi memang apabila kurang harusnya memang bisa dikasih booster yang lain ya

    ReplyDelete
  13. Sepertinya ASI booster ini ngetrend zaman ibu2 milenal punya anak pertama ya mbak. Makin ke sini juga makin beragam, bahan2nya juga makin banyak.
    Tapi kyknya di atas semua itu hal paling penting sih jangan stress sih yaaa plus makan makanan enak2 selain konsumsi ASI booster.
    Galfok mbak golongan darahnya langka apa O rhesus negatif atau AB?
    Ternyata risiko bikin baby jaundice lebih tinggi ya?
    Btw mbak ikutan kyk perkumpulan2 atau komunitas pemilik darah langka juga gak? *malahkepoh hehe

    ReplyDelete
  14. Barakallahu fiik, senang sekali dengan semangat Manchin menyambut baby ganteng ke dunia inii..
    MashaAllah, satu amanah lagii.. dengan berlipat cinta kasih yang dilimpahkan Allah untuk keluarga kecil Manchin.

    Booster ASI yang paliiing kerasaa pas jaman aku ((note: anakku yang gercep ngASI itu yang pertama. Yang kedua sangat slow dan mashaAllah jarang nangis)) dulu sring makan daun katuk.
    Bukan pil yaa.. benerrannn si daun teh disayur yang ada kuahnya gituu...

    Dari mulai dikasih topping jagung, sampe cuma kosongan, daun katuk doank..
    Semua kusantap.
    Dan efeknya sampek kenceng pissaan.. mashaAllah..

    Semoga lancar meng-ASIhi yaa.. mama cantik keshayangan Allah.
    Barakallahu fiik~

    ReplyDelete
  15. Jadi ingat pas masa menyusui anakku dulu yang mana aku asinya seret dan akhirnya stop pumping pas anakku umur 1 tahun. Kalau di aku masalahnya adalah aku nggak banyak minum air putih jadinya memang produksinya nggak banyak

    ReplyDelete

© Alienda Sophia · THEME BY WATDESIGNEXPRESS