ABOUT ALIENDA SOPHIA

Manda (Mama Alienda) adalah seorang Mama dari 3 orang anak, 2 putri cantik dan seorang putra tampan. Putri pertama, Nayyara lahir tahun 2015, dan Mysha lahir tahun 2017, lalu El yang lahir di 2025. Manda lulusan desain interior yang saat ini fokus bekerja dari dalam rumah. Manda kini menikmati kesehariannya, setelah sebelumnya memutuskan berhenti bekerja di ranah publik saat lahir Nayyara di tahun 2015.  Pemilik golongan darah langka (O rhesus negatif-) ini, sangat menyukai hal-hal yang indah dipandang. Kenal lebih dekat si pembelajar visual yang selalu bersemangat menceritakan gempita warna warni yang terekam dalam kepalanya.
Read More
Categories

Hai hai TemaNda!

Bandung tuh kaya gak ada matinya ya. Selalu ada aja gitu gebrakannya. Selalu ada yang baru, viral, estetik, yang bikin kita kepingin langsung datengin. Coba deh mampir ke blognya Food Blogger yang setiap rekomendari kuliner bikin kita ngiler.

Beberapa waktu lalu Juga, Manda dan keluarga berkesempatan makan bersama di Laloba Oase Rasa yang berlokasi di kawasan Riau, Bandung. Kebetulan saat itu Grandma (ibunya Manda), Abi (adik dari ibu Manda), Umi (istrinya Abi), dan Itsna (sepupu Manda) sedang berkunjung ke Bandung. Karena jarang bisa berkumpul seru seperti ini, kami memutuskan untuk mencari tempat makan yang nyaman untuk semua usia. 

Tentu saja, ada satu syarat penting yang harus dipenuhi. Harus ada area bermain untuk anak-anak.

Untungnya, Laloba Oase Rasa ternyata memenuhi kriteria tersebut. Nayyara dan Mysha bisa menikmati waktu mereka sendiri, sementara orang dewasa memiliki kesempatan untuk mengobrol lebih santai tanpa harus terus-menerus mencari cara menghibur anak.

Dan bagi orang tua, itu adalah salah satu healing yang tidak bisa dinilai dengan angka. Beres makan dengan tenang, nyeruput minuman favorit, beuh!

Hai hai TemaNda!

Kalau mendengar nama Karawang, mungkin yang pertama terlintas di pikiran kita adalah kawasan industri, pabrik, atau jalur menuju kota-kota di Jawa Barat. Jujur saja, sebelum perjalanan pekan lalu, Manda juga tidak pernah membayangkan bahwa Karawang ternyata menyimpan kawasan wisata alam yang begitu menarik.

Pekan lalu, kami sekeluarga memutuskan untuk menghabiskan waktu singkat di kawasan Loji, Karawang, dan menginap di Vila Kang Dadang. Awalnya perjalanan ini hanya ingin menjadi momen santai untuk keluar sejenak dari rutinitas. Namun ternyata, kawasan ini memberikan pengalaman yang jauh lebih menyenangkan dari yang kami bayangkan.

Memang, perjalanan dari Serpong menuju Loji tidak bisa dibilang dekat. Waktu tempuhnya hampir dua jam setengah, mirip dengan jarak tempuh ke Bandung via tol. 

Selain itu perjalanannya cukup menantang. Setelah keluar tol, perjalanan masih dilanjutkan melalui jalan provinsi yang cukup panjang dengan beberapa ruas yang berliku. Tetapi justru di situlah keseruannya. Semakin mendekati kawasan Loji, suasana kota perlahan berganti menjadi hamparan hijau pegunungan yang membuat mata terasa lebih segar.

Dan yang paling Manda sukai, tempat ini belum seramai destinasi wisata populer lainnya. Kalau destinasi wisata populer bisa intip tulisan Travel Blogger Medan rekomendasi dan ide keseruan Outdoor Activity.

Oh iyaa.. Bagi kita yang sedang mencari suasana tenang untuk healing, Loji Karawang bisa menjadi pilihan yang menarik.

 Hai hai TemaNda!

Belakangan ini, istilah Flamingo Era mulai banyak dibicarakan di media sosial. Awalnya Manda mengira ini hanya tren sesaat seperti banyak istilah lain yang datang dan pergi. Namun setelah membaca dan mengamati lebih jauh, ternyata konsepnya cukup menarik, terutama bagi ibu-ibu yang anaknya mulai beranjak remaja.

Kalau beberapa tahun terakhir kita sering mendengar istilah soft life, slow living, atau healing era, maka Flamingo Era memiliki nuansa yang sedikit berbeda.

Flamingo Era menggambarkan fase ketika seorang perempuan menjadi istri dan ibu lalu akhirnya mulai kembali memikirkan dirinya sendiri setelah bertahun-tahun fokus merawat dan membesarkan orang lain.

Banyaknya tantangan selama melewati fase-fase tersebut membuat menariknya ini untuk dimengerti.

 Hai hai TemaNda!

Pernah tidak, niatnya hanya ingin membuka media sosial lima menit, tetapi tiba-tiba satu jam berlalu begitu saja?

Awalnya kita melihat resep masakan. Lalu muncul berita ekonomi. Setelah itu berita kriminal. Kemudian video tentang kondisi dunia yang sedang tidak baik-baik saja. Belum selesai mencerna semuanya, muncul lagi kabar PHK, penipuan, konflik, atau hal-hal lain yang membuat pikiran semakin penuh. Saat pikiran sedang sehat mungkin kita bisa dengan cepat menutup dan switch ke kegiatan lain. Tapi kalau sedang sensitif mudah terpengaruh, efeknya bisa jauh dan bahaya.

Kalau pernah mengalami hal seperti itu, kita tidak sendirian.

Beberapa tahun terakhir, ada istilah yang semakin sering digunakan, yaitu doomscrolling. Sederhananya, doomscrolling adalah kebiasaan terus-menerus mengonsumsi berita atau informasi negatif melalui ponsel tanpa benar-benar mendapatkan manfaat yang sebanding dengan energi yang terkuras.

Masalahnya, semakin banyak informasi yang kita lihat, belum tentu semakin tenang hati kita. Justru kadang sebaliknya. Kita menjadi lebih cemas, sulit fokus, mudah lelah secara mental, dan merasa tidak produktif.

Nah, belakangan Manda menemukan satu aktivitas sederhana yang ternyata cukup membantu mengalihkan perhatian dari kebiasaan doomscrolling, yaitu Doodle.

Yang menarik, Doodle tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan mental. Jika ditekuni, aktivitas ini bahkan bisa berkembang menjadi sumber penghasilan tambahan.

Bagaimana bisa?

Hai hai TemaNda!

Belakangan ini rasanya sulit membuka media sosial atau menonton berita tanpa menemukan kabar yang membuat hati sedikit berat. Nilai tukar dolar yang terus menjadi perhatian, harga berbagai kebutuhan yang terasa semakin mahal, kabar pemutusan hubungan kerja dari berbagai sektor, hingga sulitnya mencari pekerjaan baru membuat banyak orang mulai mempertanyakan masa depan finansial mereka.

Jujur saja, sebagai ibu rumah tangga, kita mungkin ikut merasakan kekhawatiran itu. Bukan hanya memikirkan kebutuhan hari ini, tetapi juga masa depan keluarga, pendidikan anak, hingga bagaimana menjaga kondisi keuangan tetap sehat di tengah situasi yang terasa tidak menentu.

Di sisi lain, muncul pertanyaan yang cukup menarik. Jika kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja, apakah masih mungkin membangun bisnis baru?

Jawabannya, Ya! Masih mungkin.

Bahkan dalam sejarah ekonomi dunia, banyak bisnis besar yang justru lahir ketika situasi ekonomi sedang tidak ideal. Bukan karena kondisinya mudah, tetapi karena saat keadaan berubah, kebutuhan masyarakat juga ikut berubah. Di situlah peluang baru sering muncul.

Tentu saja memulai bisnis di tahun 2026 tidak bisa dilakukan dengan cara yang sama seperti sepuluh tahun lalu. Kita perlu lebih hati-hati, lebih realistis, dan lebih cermat dalam memilih peluang.

 Hai hai TemaNda!

Masih juga edisi tinggal di Banten, hehe. Karena keluarga banyak yang tinggal di Serang, intensitas Manda ke Kota Serang akan cukup sering saat sedang menetap di Serpong. Kota Serang sendiri memang menyimpan banyak cerita karena dulu Manda sempat ikut Papa dinas di kota itu. Bersekolah di Serang juga punya banyak cerita menarik yang bisa dikenang. Walau gak akan pernah mau Manda ulang lagi, heu heu.

Yang paling diingat dari Kota Serang di ingatan Manda adalah panasnya. Jujur saja, bahkan sampai saat ini tantangan ketika beraktivitas di Serang adalah cuacanya yang cukup panas. Apalagi kalau sedang bepergian bersama keluarga dan membawa anak kecil. Yang dicari bukan hanya makanan enak, tetapi juga tempat yang bisa membuat semua anggota keluarga merasa nyaman untuk beristirahat sejenak.

Ada kalanya sebuah tempat makan meninggalkan kesan bukan karena menu yang paling mewah atau paling viral, tetapi karena membuat kita merasa nyaman. Itulah yang Manda rasakan saat berkunjung ke Toko Bakmi Kita di Serang beberapa waktu lalu.

Hai hai TemaNda!

Libur sekolah anak selalu menjadi momen tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Selain melepas penat dari rutinitas, liburan juga menjadi kesempatan menciptakan kenangan berharga bagi anak-anak. Bagi keluarga yang berada di Jakarta dan sekitarnya, Ancol menawarkan berbagai tempat liburan sekolah di Jakarta yang cocok untuk semua usia, mulai dari pantai, wahana seru, hingga atraksi edukatif. Berikut panduan lengkapnya:

© Alienda Sophia · THEME BY WATDESIGNEXPRESS