ABOUT ALIENDA SOPHIA

Manda (Mama Alienda) adalah seorang Mama pemula yang memiliki dua orang putri cantik berdekatan usia. Putri pertama, Nayyara lahir tahun 2015, dan Mysha lahir tahun 2017. Manda lulusan desain interior yang saat ini fokus bekerja dari dalam rumah. Manda kini menikmati kesehariannya, setelah sebelumnya memutuskan berhenti bekerja di ranah publik saat lahir Nayyara di tahun 2015.  Pemilik golongan darah langka (O rhesus negatif-) ini, sangat menyukai hal-hal yang indah dipandang. Kenal lebih dekat si pembelajar visual yang selalu bersemangat menceritakan gempita warna warni yang terekam dalam kepalanya.
Read More
Categories

 Hai hai TemaNda! Tanggal 22 Januari 2023 lalu Manda dan teman-teman dari Blogger Bandung mengikuti berbagai rangkaian acara yang bertajuk Beasiswa Pelatihan Content Creator dan Photography Pemasaran Digital. Acara yang berjalan mulai dari jam 08.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB ini dihadiri sekitar 750 peserta. Acara ini dihadiri peserta dari berbagai latar belakang antara lain para pelaku UMKM, Mahasiswa, berbagai ragam organisasi dan komunitas. Para peserta yang hadir dari dalam Bandung, maupun daerah lain seperti Cianjur, Bandung, Kuningan, Garut, Jakarta.

Banyak sekali ilmu yang didapat, dimulai dari strategi pemasaran, cara menjadi Content Creator yang baik dan teknik fotografi dari ahlinya langsung. Kebayang kan bagaimana serunya, seharian kita disuguhi ilmu bergizi dan vibe yang asli positif banget. Tentunya hal ini menambah rasa semangat pada masing-masing peserta.

Beasiswa Pelatihan Content Creator dan Photography Pemasaran Digital
 Sandi Uno For A Better Nation

Rangkaian kegiatan ini dibagi kedalam beberapa sesi dan diisi oleh empat orang narasumber andal. Sebelum masuk pada inti acara, kita disuguhi pertunjukan seni tari Jaipong dari seorang anak yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak dan asli dari Indramayu.

 Hai Hai TemaNda! Semakin hari pengasuhan menjadi penuh tantangan. Banyak berita negatif yang saat ini beredar. Rasanya untuk membaca portal berita mainstream yang susunannya lebih banyak kengerian, butuh kekuatan lebih agar tidak tenggelam dalam ketakutan. 

Teriring doa untuk semua TemaNda yang sedang berjuang mengasuh anaknya dengan usaha terbaik. Semoga anak-anak kita selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Rasa gusar yang kerap menyapa bisa kita jadikan sebagai bahan waspada, tanpa berlebihan. Sebisa mungkin kita menyiapkan yang terbaik. Salah satunya dengan cara lebih mengenal anak kita. 

Ikatan orang tua dan anak tentunya perlu dijalin dan dirawat dengan baik. Pembiasaan dan latihan bersama untuk lebih akrab dengan anak kita apapun caranya. Manda mulai banyak belajar dan akan terus belajar memahami karakter dan kebutuhan anak. Contohnya dengan melakukan observasi cara belajar mereka untuk bisa lebih memahami cara komunikasi terbaik dengan mereka. 

Berikut adalah catatan belajar Manda tentang bagaimana bisa lebih mengenal karakter anak melalui cara belajar. 

 TemaNda pernah terluka? Sepertinya semua orang pernah terluka ya. Tentunya setiap manusia pernah merasa hidupnya berada di titik terendah. Juga pasti setiap individu terbiasa mengalami kekecewaan dalam hidup. Termasuk kita yang sudah menjadi orang tua. Bahkan pada beberapa kasus ada orang dewasa yang tidak menyadari luka yang ia miliki, hingga harus menghadapi luka tersebut di kemudian hari.

Luka ini biasa dikenal dengan sebutan trauma, innerchild, unfinished bussines, apapun, you name it. Ada juga yang terbiasa mengasosiasikan dengan buah yang membusuk dan selalu kita bawa kemanapun kita pergi. Ada pula yang menggambarkannya sebagai lubang besar dalam hati kita. Ya, bisa berupa apapun, tapi satu yang pasti, saat disentuh, itu terasa sangat menyakitkan.

Penyebab luka sendiri tentu bisa disebabkan oleh berbagai hal dan cara. Misalnya saja luka bentakan, luka pengabaian, kekecewaan berulang, penghinaan, kekerasan, pelecehan, dan masih banyak lagi. Semua itu seperti bentuk Puzzle yang tercabut dari tempatnya, tidak akan bisa tertutup dengan bentuk lain dan menyisakan rongga.

 Hai hai TemaNda! Pernah gak ngerasa yang namanya burnout dan berakhir marah-marah di depan anak. Padahal mungkin anak salahnya gak seberapa, tapi kita yang udah heboh sendiri marahnya. Baiknya jangan ya seperti itu, karena berdasarkan ilmu dan pengalaman, semua amarah itu terekam baik di alam bawah sadar anak. Tapi bagaimana yah kalau sering sekali susah kontrol dan mengelola emosi di depan anak? 



Rupanya semua ini adalah skill atau keahlian yang perlu dilatih. Jadi kalau TemaNda mengalami hal yang sama, sini merapat. Kita akan bahas bareng bagaimana caranya kita bisa mengelola emosi di depan anak. Tentunya kita mau mengukir banyak kenangan indah dengan anak tanpa dicederai oleh emosi kita. Yuk kita bahas satu persatu.

Biasakan mendefinisikan emosi kita

Saat kita merasakan emosi negatif, seperti kesal atau marah, ada kalanya kita lupa dan terlarut dalam emosi tersebut. Sebagai Ibu, terkadang kita tidak memiliki waktu khusus untuk benar-benar sendirian untuk mengelola emosi tersebut. Tidak jarang lalu anak kita melihat Ibunya dalam keadaan unwell atau tidak baik-baik saja.

Sebelum bereaksi, kita bisa memulai dengan mendefinisikan emosi kita. Misalnya kita kesal karena keadaan rumah yang berantakan, akui, definisikan kekesalan tersebut sebagai rasa kesal dan kecewa. Kita bisa mulai dengan mengatakan dalam hati "Ah iya, aku lagi kesal karena rumah berantakan."

Semenjak suka banget nonton Drama Korea, Manda jadi penasaran dengan skincare yang dipakai oleh aktris-aktrisnya. Bukan hanya efek warna kulit yang cerah, tapi lebih kepada bagaimana kulit aktris Korea terlihat sangat sehat dan glowing.

Salah satu skincare yang sering muncul sebagai product placement dalam drama Korea adalah multibalm berbentuk stik besar. Multibalm ini sangat menjadikan naluri kepo Manda menjadi-jadi. Pasalnya, cara pemakaiannya terlihat praktis, bisa kapan saja dan di mana saja. Belum lagi konon khasiatnya yang sangat oke punya. Untuk Manda yang sering beraktivitas dalam dan luar ruangan, produk ini tuh sangat menggoda untuk dimiliki!

Gayung bersambut, akhirnya pencarian berhenti saat Manda menemukan produk multibalm lokal dengan teknologi Korea. Kebayang kan, jadi ini produknya mirip dengan yang biasa kita tonton di drama, tapi kandungannya disesuaikan dengan jenis kulit Indonesia. Produk ini memang salah satu yang wajib banget dibeli sih. Tahu kan nama produknya? Yes! Dewpre Multi Vita Balm. Setelah produk ini sampai di tangan Manda, seketika rasanya berbinar banget. Apa saja keistimewaannya? Yuk ikut Manda bahas satu per satu.

Dewpre Skincare Brand Lokal Teknologi Korea

Pertama kali mendengar nama dari produk ini Manda penasaran dengan arti dari Dewpre. Ternyata Dewpre diambil dari dua suku kata. Dew, memiliki arti embun. Sementara Pre berasal dari bahasa Perancis berarti rumput. Sesuai namanya, Dewpre hadir dengan sentuhan naturalisme dan kemurnian setiap produknya. Dewpre Skincare sebagai brand lokal asli Indonesia, menggabungkan teknologi Indonesia dan Negeri Ginseng, Korea. Dewpre sebagai Local Skincare yang memiliki kualitas terbaik namun tanpa menghilangkan sentuhan kearifan lokal.

 Siang hari di bawah guyuran hujan, ada sebuah kehangatan di sudut Kota Bandung. Bertepatan dengan hari Sabtu, 22 Oktober 2022, para Netizen dari Blogger Bandung berkesempatan untuk melakukan diskusi langsung dengan para petinggi MPR RI (Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia).

Bukan petinggi biasa, yang datang selaku narasumber diskusi sore hari ini adalah Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad Al-Haddar. Diskusi ini bertempat di Ruang Voltaire Lantai 3 Hotel Novotel Jalan Cihampelas No. 23-25 Pasir Kaliki Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Selain merupakan wakil ketua MPR RI, Bapak Fadel Muhammad adalah salah seorang penggagas diadakannya forum Internasional bagi para senat atau majelis setingkatnya. 


 Akhir pekan di awal Oktober kali ini membawa warna baru. Geliat perekonomian sedikit demi sedikit mulai bangkit. Setelah pandemi mulai berlalu, ajang silaturahmi berbagi rindu mulai memadati jadwal. Salah satunya dalam kemeriahan ajang silaturahmi yang diadakan oleh Daihatsu dengan tajuk “Daihatsu Kumpul Sahabat Jabar 2022”. Acara ini merupakan bagian dari perhelatan Road to West Java Festival 2023. Bertempat di area Gedung Sate Jalan Diponegoro Bandung Jawa Barat, suasana long weekend ini menjadi penuh keceriaan. Kemeriahan ini masih dalam nuansa Hari Jadi Provinsi Jawa Barat yang ke 77.

Daihatsu berkolaborasi dengan pemerintah Jawa Barat menyuguhkan berbagai keseruan bagi masyarakat juga pelanggan setia Daihatsu sendiri. Penuh warna dan cerita di sudut Kota Bandung. Acara besar Daihatsu ini merupakan kali ke-7 diadakan di berbagai kota di Indonesia sejak 2014.


Manda bersama Mysha, si bungsu, begitu menikmati berbagai rangkaian acara yang tersaji di sini. Yuk ikuti cuplikan kisah kami hari ini di Daihatsu Kumpul Sahabat Jabar 2022.

© Alienda Sophia · THEME BY WATDESIGNEXPRESS