Hai hai TemaNda!
Rabu lalu, Manda berkesempatan datang ke sebuah acara yang digelar Bank Sampah Induk Bersinar di Spoonful Rooms Inc D'Botanica Mall Bandung. Awalnya Manda pikir acaranya hanya akan berkutat di soal memilah sampah dan pengelolaan bank sampah. Ternyata lebih dari itu. Di sana Manda bertemu dengan karyawan, pengelola mall, beberapa praktisi lingkungan, sampai para pengusaha yang sedang mencoba membuat sesuatu yang lebih jauh dari sekadar mengumpulkan sampah.
Salah satu yang menarik perhatian Manda adalah pertemuan dengan Kak Devina, Bandung Market Development Director dari PT Norita Flexindo.
Dari obrolan tersebut, Manda baru tahu bahwa ada teknologi yang memungkinkan sampah plastik multimaterial, termasuk sampah seperti bungkus kopi dan vacuum bag, diolah kembali menjadi pellet plastik.
Buat yang awam seperti Manda, pellet mungkin terdengar seperti benda asing atau malah mengingatkan dengan nama makanan ikan. Padahal pellet yang dimaksud adalah digunakan untuk menggambarkan bahan organik atau material yang dipadatkan menjadi bentuk butiran kecil silinder. Dan dari pellet inilah berbagai produk plastik baru bisa dibuat.
Jadi alurnya bukan sekadar sampah dikumpulkan, lalu selesai. Akan tetapi sampah tersebut masuk lagi ke proses produksi. Dan yang lebih menarik lagi, dari pellet tersebut ternyata sudah menghasilkan sample helm. Wow, helm dari sampah, itu sesuatu banget sih menurut Manda.
Selengkapnya kalian bisa baca di sini : https://www.noritaflexindo.net/ulangi-lagi






