Hai hai TemaNda!
Jujur saja, dulu rasanya tidak pernah membayangkan akan menulis tentang dunia content writer. Menulis, buatku, hanyalah kegiatan sampingan. Kadang nulis caption panjang, kadang curhat di blog, kadang cuma menuangkan isi kepala biar terasa lebih ringan. Tidak pernah terpikir kalau aktivitas ini bisa menjadi sesuatu yang lebih serius, apalagi disebut sebagai profesi.
Sampai suatu hari, mulai terasa sering mendengar istilah content writer. Awalnya terdengar keren, tapi juga masih terasa jauh. Di kepala, content writer adalah orang-orang yang tulisannya rapi, penuh istilah, paham SEO, dan seolah tahu semua aturan menulis yang benar. Sementara Manda? Masih sering ragu dengan tulisan sendiri. Takut kepanjangan, takut kependekan, takut nggak penting, takut nggak ada yang baca, takut salah.
Dari situ jadi sadar, mungkin justru banyak orang yang posisinya sama, yaitu penasaran, tertarik, tapi juga minder. Manda nyusun ini bukan sebagai panduan ahli ya. Ini lebih seperti catatan belajar seorang pemula yang masih belajar memahami dunia content writer, pelan-pelan, sambil banyak bertanya dan banyak salah. Tapi yang pasti, mulai berkurang takutnya.



.jpg)


