Showing posts with label institut ibu profesional

Ketika kegagalan menyapa apa yang akan kamu pilih? Bersedih dan merutuki nasib atau tetap memilih positive thinking dan mencari pelajaran atasnya? 

Virtual Conference yang sudah dipersiapkan secara matang, berlatih secara optimal, mengerahkan tim keluarga dan juga lingkaran terdekat, berakhir pada kegagalan. 

Gagal apa? Gagal disimpan di IGTV. Jadi sesi live tersebut memang menjadi sesi eksklusif yang hanya bisa disaksikan oleh mereka yang menyaksikan secara tepat waktu. 

Beberapa sahabat menghubungi secara pribadi untuk menanyakan apa ada rekamannya karena tidak bisa ditemukan di Instagram City Hexagon. 

Tapi memang keseruan chitchat itu berakhir menjadi rahasia antara kami yang ada di situ saja, huehehhe. 

 Setiap pribadi pasti memiliki peran masing-masing yang dirasa paling cocok untuk dirinya. Peran ini bisa dipilih dari menyesuaikan karakter ataupun kemampuan yang dimiliki masing-masing. Perjalanan memilih peran sejatinya bukan melulu perkara mau atau tidak. Pemilihan peran bisa juga dimulai dari adanya pilihan itu sendiri, dan mampu atau tidak kita menanggung konsekuensi pilihan tersebut.

Saat kita memulai untuk memilih peran sebagai istri, kita juga dihadapkan pilihan dengan hak juga tanggung jawab yang menempel pada seorang istri. Saat kita memilih peran sebagai ibu, kita juga perlu memahami apa saja yang akan kita tanggung selama pengasuhan anak kita. 

Semua peran memiliki konsekuensi seumur hidup. Peran yang terlihat kecil sekalipun sesungguhnya memiliki dampak tersendiri. Baik bagi pemilik peran atau orang di sekitarnya. Semua peran tidak ada yang sia-sia. Semua peran sama berartinya. 

Contoh pada suatu negara, peran yang dianggap penting bisa jadi adalah Presiden. Namun apakah Presiden akan mampu menjalankan perannya dengan baik bila tidak ada support system di sekelilingnya. Wakil dan Menteri, Staff, penjahit pakaian, Ahli Gizi, bahkan Cleaning Service yang bekerja di Istana juga sama pentingnya. Oleh karena itu mulailah dengan tidak mengecilkan arti sebuah peran.

Pernah ngerasa gak kalau sedang bertutur kata kita cenderung panjang lebar dan berputar-putar. Ternyata berdasarkan pemaparan Bunda Septi di Hexagon City, ini ada kaitannya dengan struktur berpikir kita lho!

Deg, kalau Manda malah paling susah merangkai kata, dan cenderung pengen cepat beres. Nah malah ini yang membuat poin penting malah sering terlewat.

Bila ada yang merasa senasib, yuk pelajari tentang Six Thingking Hat bareng Manda.

 Growth Mindset itu apa sih? Kenapa bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih positif?

Growth mindset adalah pola pikir yang membuat kita terbuka pada suatu informasi. Setiap pribadi yang memiliki pola pikir seperti ini akan berpikir juga bersikap positif. Dalam pribadi dengan Growth Mindset memiliki pemahaman dimana kecerdasan adalah sesuatu yang akan terus berkembang. Perubahan zaman juga memungkinkan sesuatu untuk terus bertumbuh sesuai dengan kebutuhan pada waktu tersebut.

Pada pribadi yang memiliki Growth Mindset akan memiliki kecendrungan untuk selalu terinspirasi pada kesuksesan orang lain. Terinspirasi loh ya, catet, bukan malah membandingkan dengan diri sendiri lalu malah jadi terpuruk. Cerita sukses orang lain justru menjadi lecutan semangat, dirangkul, dijadikan bahan bakar untuk pencapaian misi pribadi kita sendiri.


 Ternyata lincah tidak hanya berlaku pada olah tubuh seperti pada permainan olah raga. Tapi agility bisa juga diterapkan pada respon kita menghadapi tantangan hidup.

zona agility hexagonia

Dari sini kita akan mulai berkenalan dengan yang namanya kemampuan agility yang perlu dimiliki saat ini. Seperti yang kita ketahui, masa pandemi ini begitu penuh dengan ketidakpastian. Kejutan demi kejutan kita hadapi setiap harinya. Bila kita memilih untuk tetap tidak berubah atau bahkan pasrah dan terpuruk pada keadaan saat ini, bisa-bisa kita akan tergulung pada berbagai keadaan frustasi dan depresi. 

Sebagai salah satu yang gampang terkejut dengan keadaan, Manda merasa bahwa belajar menjadi lincah adalah hal yang sangat diperlukan. Terutama Manda yang memiliki dua putri yang secara fisik lincahnya pakai banget, hehe.

Bismillah, Hai hai TemaNda!


Uwaah udah lama gak nulis blog kangen rasanya! Banyak banget yang terjadi pekan ini, going extra miles baget!



Satu pekan ini sampai banyak kegiatan me time jadi terbatas sekali karena perlu menyelesaikan berbagai top prioritas. Begitu banyak hal baru dan menantang yang Manda coba di pekan ini. Salah satunya memberanikan diri untuk mengisi beberapa pelatihan via Zoom online.

Meski sering kali presentasi Zoom, atau konferensi di Zoom tapi tetap terasa banyak yang berbeda. Juga meski beberapa kali mengisi pelatihan, tapi biasanya via whatsapp, jadi banyak juga teknik baru yang Manda pahami. 


Kenapa akhirnya Manda mencoba banyak hal baru di pekan ini? Karena pekan ini kita belajar di Zona Xtra Miles!

Bismillah, hai hai TemaNda!

Apa kabar semua hari ini? Sudah semakin mantap dengan pilihan langkah produktifnya kah? Atau masih disusun sedemikian rupa agar tidak terseok-seok? Hehe, ini sih Manda ya. 

Sepekan terakhir ini cukup terasa berat karena banyaknyaa berita duka yang membuat Manda cukup down. Tentunya berita duka adalah pelajaran paling berarti bagi yang masih diberikan umur sampai saat ini. Kita sudah punya apa bila kelak dipanggil Yang Maha Kuasa. Apa saja sih yang sudah dipersiapkan?

Tapi seperti kata sahabat Manda, memikirkan hal begitu cuma bikin lelah, ya mulai saja persiapkan. Karena yang terjadi pasti akan terjadi tepat pada waktunya. Jadi teruslah melangkah, walau sedikit yang kau mampu, lakukanlah.

Loh kenapa jadi bahas ini yah, hehe. Yuk balik lagi ke menyusun langkah sebagai pribadi yang produktif.

Bismillah hai hai Temanda!

Saatnya kembali mengikat ilmu! Tahap pembelajaran Bunda Produktif kali ini telah memasuki pekan kedua dalam Zona E atau 4 E. Banyak keseruan yang terjadi selama kami menganalisis aktivitas 4E!

Di zona ini kita diberikan waktu dua pekan untuk membagi strategi dan susunan aktivitas kita. Kita juga diminta memaparkan


zona easy earn enjoy earn

By the way, apa sih 4E? 4 E adalah Easy, Enjoy, Excellent dan Earn. 

Bismillah, hai hai TemaNda! 

Setelah memilih karakter positif dalam tahap pertama melatih diri sebagai Bunda Produktif, Manda kini memilih melatih kebiasaan Berpikir Positif. 

Banyak hal menarik terjadi selama pembelajaran guna melatih kebiasaan ini. Semakin digali, semakin tertantang. Kenapa? Karena setiap Manda belajar hal baru tentang berpikir positif, seolah kontan diminta latihan di dunia nyata. 

Bismillah, 

Hai TemaNda! 

Bagaimana perjalanan produktivitas kita hari ini? Apa sudah mulai menghasilkan hal yang positif? Apa sudah semakin menjadikan kita berpikiran positif? Bila ya, itu sangat baik, karena positif itu kunci.

Begitu juga dalam produktivitas, pikiran positif perlu dijaga dengan baik agar kita senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri kita.

Bunda Produktif Photo by cottonbro from Pexels
Bunda Produktif | Pexels.com


Bismillah,

Hai hai!

Dalam pendalaman sebuah passion, ternyata selain konsistensi ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Bagi pemilik passion atau hobby beragam, bisa mulai produktif dengan memulainya dari satu passion. Seringnya kita sulit untuk memutuskan satu hal sebagai fokus, terutama ketika semakin banyak memiliki prioritas. Bagi ibu muda, menekuni passion mungkin bukan prioritas, tapi silahkan dicoba, dan rasakan sensasinya, yeay!

Beberapa kali Manda mendapat pertanyaan, Manda bagaimana akhirnya menemukan passion yang ingin ditekuni? Apa saat Manda memilih jurusan kuliah sudah mantap dengan passion desain?

Jawabannya : tidak selancar itu Samantha

Ada kalanya, bahkan sering, krisis kepercayaan diri menggerus keyakinan terhadap jalan yang sudah dipilih. Ada masanya, melihat rumput tetangga yang hijau meluluh lantahkan progres yang sungguh-sungguh dibangun.

Lalu bagaimana? Pilih! Pilih kembali, mau bertahan atau mau selesai. Ingat lagi sebanyak apa kita menginginkannya.

Berikut tips dari Manda untuk memaksimalkan passion menjadi produktif.


Bismillah, hai hai!

Setelah sebelumnya merencanakan Casa de Trevi, ternyata ada yang kurang tepat.

Ternyata lahan yang didapatkan hanya seukuran studio, alias rumah satu kamar. Alhasil rencana matang pembuatan Casa de Trevi akan digeser sebentar untuk produksi rencana Casa de Manda.


Akhirnya Manda sampai di tahap Bunda Produktif. Walau mungkin belum maksimal, tapi Manda rasa kesempatan ini tidak datang dua kali. Lanjut di kelas yang diampu langsung oleh Founder Ibu Profesional adalah privilege tersendiri bagi Manda. 

Jadi walau belum sempurna, Manda akan terus melaju dengan daya terbaik yang ada saat ini.

Bunda Produktif ini merupakan rangkaian program yang diusung oleh Institut Ibu Profesional. Manda mulai mengikuti program ini pada tahun 2017. Saat itu program dimulai dengan tahap Matrikulasi. 



Rasanya diam di rumah untuk waktu panjang dapat menjadi pisau bermata dua. Terutama bagi si introvert yang sukanya menyendiri.

Merasa kurang waktu me time dan butuh ini itu.

Tidak berlarut, harus baca mantra ala Ibu Profesional, "Cancel, cancel, Go Away! "

Akhirnya Manda membuat habit tracker untuk terus bersyukur agar tidak terjerumus terlalu dalam dalam kesenduan.

Sadar penuh bahwa bisa jadi segala haru berlebih ini ada andil hormon bulanan.

Berikut adalah badge peraihan Manda puasa mengeluh dan rendah diri.
You are special, thank you for staying alive - Heart



Setrikaan di musim penghujan bak jamur yang terus bertumbuh. Sering mencuci namun lama keringnya justru terus bertambah.

Apalagi bila sengaja ditumpuk awalnya seperti Manda. Lengkap sudah, padahal sudah diwanti-wanti di awal, kalau ditumpuk mereka akan berkembang biak.

Well mengeluh tidak akan membuatnya tiba-tiba selesai (Kecuali mengeluh sambil kirim ke Laundry). Jadi mari kita kerjakan, tumpukan ini dengan hati riang.

Ingat lagi tumpukan cucian ini adalah tumpukan pahala. Ingat lagi tumpukan setrikaan ini kelak bisa membantu timbanganmu di akhirat, Bismillah.

Tetap semangat, jangan lupa bahagia!


Apa sih rasanya lihat setrikaan menggunung? Emosi ya!

Saking banyaknya itu setrikaan sampai kadang halu punya robot yang bisa nyetrika. Atau kepikiran mau ganti profesi? Udah deh ga usah. Halu yang indah-indah mending disingkirkan, kalau mau membandingkan, bisa coba dengan drakor The World of the Married, dan syukurilah peranmu hari ini Bun. Haha!

Jadi gimana dong supaya setrikaan ini ga bikin kita emosi jiwa atau hilang kewarasan. Yuk simak tips Manda yang habis iron lady hari ini :

Berdamai dengan Mereka


Baju menumpuk ini kerap bikin mood drop. Rasanya makan minum hilang selera, eh Manda sih ngga ya, hehe.

Supaya gak semakin drop, yuk berdamai dengan mereka.

Setrikaan ini menggunung karena adanya aktivitas.

Setrikaan menggunung karena saat ini kita masih diberi nikmat amanah suami dan anak-anak.

Setrikaan ini menggunung karena kita masih diberi rezeki untuk membeli pakaian.

Syukurilah, ucap alhamdulillah.

Tidak Perlu Sempurna


Bila hari ini masih menumpuk, kerjakanlah semampumu.

Sedikit juga tidak apa-apa, mulai saja dulu. Lebih baik dikerjakan 10% jadi masalah kita berkurang juga.

Tetap semangat!

Merubah Mindset


Saat baju rapi, hati lebih lega dan bebas. Saat baju bersih keluarga lebih sehat.

Kita sedang menanam ladang pahala, berbahagialah!

Lakukan Sambil Melakukan Hal yang Membuat Bahagia


Senang mendengar musik? Menyetrikalah dengan diiringi alunan musik.

Senang menghapal ayat alquran. Menyetrikalah sambil menghapal ayat alquran atau menyalakan murrotal.

Senang nonton film atau drama, lakukanlah setrika dengan menonton.

Jangan lupa Bahagia!


Suatu pagi Nayyara menyatakan sesuatu yang membuat Manda terkesima. "Aku ga bisa tidur nyenyak kalau kasurnya berantakan. "

Si sulung yang anaknya visual banget, sangat sangat mementingkan kerapihan.

Nambah lagi deh alasan dan Strong Why "Manda Harus Apik 2020". Perlahan tapi pasti dengan izin Allah Manda mulai kembali berbenah.

Rasa enggan dan malas berbenah kini tidak akan lebih dari tiga hari lamanya. Prestasi bagi Manda yang terbiasa menunda-nunda super lama untuk berbenah.

Akhirnya siang tadi Manda mulai membereskan kasur untuk Nayyara. Lapisan kasur dari plastik mulai ditambal. Sprei dan sarung bantal diganti dengan yang bersih. Lantai disapu dan dipel memberi aroma segar.

Selesai, sensasinya memang berbeda. Nayyara berkomentar, "Nah, aku bisa tidur nyenyak sekarang. "

Copy of Copy of Copy of Copy of GEMAR RAPI TASK 1 (6)


Proses Berbenah


KULKAS


Untuk bahan makanan yang masuk kulkas mini bar adalah yang basah (ayam, eskrim, fresh milk, sayur,dsb), tapi karena keterbatasan tempat,


biasanya kami beli per hari langsung dimasak,


Penataan kulkas sekarang menggunakan pembagian dengan wadah-wadah plastik agar lebih awet


PANTRY


Bagian ini hanya berupa rak plastik susun 4 yang ditata berdasarkan kebutuhan mengikuti bentuk tempat yang tersedia.


Penataannya sebisa mungkin terlihat semua tanpa ada yang ditumpuk dan masih dengan kemasan aslinya. Masih belum rapi rasanya, Nanti mau coba ditingkatkan lagi.


Saat ini Manda sedang mencoba Ecobrick, jadi saat isi habis, kemasan plastik atau alum akan digunting-gunting kecil lalu dimasukan ke dalam botol plastik bekas minuman,


Hambatannya saat merapihkan kembali ke tempatnya, lebih sering terlupa dan harus diulangi lagi. Terutama saat ananda atau Pavi yang ambil.


Cara mengatasinya adalah dengan konsisten menjalani jadwal berbenah yang telah dibuat. Kemudian memberi pemahaman kepada keluarga lain tentang posisi.



Kebutuhan Makanan


KEBUTUHAN MAKANAN HARIAN


Manda sekeluarga saat ini tengah dalam kondisi PSBB


Belanja dan makanan tidak direncanakan, seadanya yang ada di tukang sayur. Menunya seperti yang dituliskan di Task 5. Sehari kami makan dan masak 2-3 kali ditambah camilan atau jajanan bila memungkinkan,


KEBUTUHAN MAKANAN MINGGUAN


Kami berbelanja ke supermarket setiap satu minggu sekali, yang dibeli seputar kebutuhan dasar seperti beras bila habis, Bumbu kemasan (Kecap, Saus, Mayonaise, Sambal, Kaldu ayam dan kaldu jamur, dsb). Fresh milk, UHT,


KEBUTUHAN MAKANAN BULANAN


Tidak ada kebutuhan khusus yang dibeli bulanan karena fokus pada belanja harian dan mingguan.



Evaluasi Anggaran & Foodwaste


Evaluasi apakah sudah sesuai dengan anggaran?


Untuk saat ini masih sering sekali over budget karena seringnya tidak strict masalah list belanjaan. Ada saja tambahan-tambahan yang dibeli, Untuk ini perlu kembali menangani anggaran kembali juga lebih konsisten dengan list belanja yang sudah dibuat.


Ditambah juga dengan fluktuasi harga pada masa Pandemic ini, sering diluar dugaan.


Menanganinya perlu lebih meminimalisir kebutuhan tidak terduga.


Evaluasi apakah ada Foodwaste?


Setelah dievaluasi foodwaste ada (bawang, kulit buah, akar sayur, tulang ayam, cangkang telur) namun semenjak telah dipandu pada suplemen dan Jumagi pekan lalu, foodwaste ini lalu tidak lagi mengotori tempat sampah. Karena untuk kulit buah Manda coba buat jadi eco enzyme, sisa sayur, tulang dan cangkang masuk ke tempat sampah organik di halaman.



Food Preparation


Sangat tertarik melakukan food preparation.


Tapi karena seringnya beli dan langsung masak, mungkin penerapannya akan dimodifikasi berdasarkan harian.


Alasannya ini dikarenakan belum memadainya tempat kulkas penyimpanannya. Jadi berfokus pada apa yang bisa disimpan maksimal dan modifikasi food preparationnya, Bismillah.


LANGKAH KE DEPAN YANG AKAN DIAMBIL


Akan lebih menghitung anggaran dan mengurangi pembelian bawang, karena seperti bawang putih sering sekali bersisa dan busuk.


List belanja harian selama Pandemic akan dibuat per budget (mis, sehari max 100ribu)



Jadwal Kebiasaan Baik


Tulis kebiasaan baik terkait berbenah rutin dapur yang akan Anda lakukan (Harian, Mingguan, Bulanan

harian

mingguan

bulanan

Before After


before

after
Menghemat air adalah salah satu upaya kita menjaga lingkungan. Terjaganya air bersih mengalir membuat pasokan terjaga dan proses daur ulang air yang membutuhkan proses dapat dikurangi.

Selain itu menghemat air adalah cara kita mensyukuri nikmat dan berempati kepada mereka yang kekurangan. Banyak di lokasi lain yang krisis air bersih, kita yang berkecukupan hargai, manfaatkan dan gunakan seperlunya.

Berikut cerita Manda menghemat air dalam mencuci piring :

  1. Selesai makan langsung buang makanan anda ke tempat sampah. Usahakan tempat sampah khusus sampah organik ya!

  2. Siapkan wadah besar dengan air dan beberapa tetes pembersih piring. Bisa pakai pembersih alami seperti eco enzym.

  3. Bersihkan satu persatu piring dengan pembersih. Lalu tumpuk.

  4. Bersihkan wadah dan isi dengan air bersih. Bilas semua piring hingga bersih.

  5. Lap piring dengan serbet bersih lalu simpan di lemari penyimpanan.


Selamat mencoba!
© Alienda Sophia · THEME BY WATDESIGNEXPRESS