Hai hai TemaNda!
Setiap kali media sosial sedang sepi, biasanya ada satu topik yang langsung bikin semua orang “bangun” dan ramai lagi, yaitu isu perceraian artis. Entah siapa yang memulai, entah dari mana bocornya, tapi begitu muncul, langsung beredar cepat. Ada video-video clue, komentar dari akun anonim, pembacaan kode lipstik atau caption yang ditafsirkan sendiri, sampai thread panjang yang berisi asumsi orang-orang.
Sebagai ibu, sebagai perempuan, sebagai kita yang hidupnya sudah cukup padat dengan urusan rumah tangga, pekerjaan, dan menghadapi anak praremaja yang emosinya naik turun seperti roller coaster, kadang kita ikut terbawa suasana. Bukan karena ingin kepo, tapi karena media sosial memang dirancang untuk menarik perhatian kita.
Namun akhir-akhir ini, Manda belajar satu hal yang ternyata sangat membantu, filsafat stoik. Bukan dalam bentuk yang rumit atau filosofis banget, tapi dalam keseharian sederhana yang membuat kita bisa tetap tenang di tengah riuh gosip.
Artikel ini adalah hasil belajar kita sebagai perempuan yang juga sedang kewalahan di fase hidup masing-masing. Yuk, kita bahas pelan-pelan bagaimana stoik membantu kita menghadapi derasnya isu perceraian artis dengan lebih bijak, lebih tenang, dan lebih bertanggung jawab pada kesehatan mental kita sendiri.
