Hai hai TemaNda!
Pernah tidak, niatnya hanya ingin membuka media sosial lima menit, tetapi tiba-tiba satu jam berlalu begitu saja?
Awalnya kita melihat resep masakan. Lalu muncul berita ekonomi. Setelah itu berita kriminal. Kemudian video tentang kondisi dunia yang sedang tidak baik-baik saja. Belum selesai mencerna semuanya, muncul lagi kabar PHK, penipuan, konflik, atau hal-hal lain yang membuat pikiran semakin penuh. Saat pikiran sedang sehat mungkin kita bisa dengan cepat menutup dan switch ke kegiatan lain. Tapi kalau sedang sensitif mudah terpengaruh, efeknya bisa jauh dan bahaya.
Kalau pernah mengalami hal seperti itu, kita tidak sendirian.
Beberapa tahun terakhir, ada istilah yang semakin sering digunakan, yaitu doomscrolling. Sederhananya, doomscrolling adalah kebiasaan terus-menerus mengonsumsi berita atau informasi negatif melalui ponsel tanpa benar-benar mendapatkan manfaat yang sebanding dengan energi yang terkuras.
Masalahnya, semakin banyak informasi yang kita lihat, belum tentu semakin tenang hati kita. Justru kadang sebaliknya. Kita menjadi lebih cemas, sulit fokus, mudah lelah secara mental, dan merasa tidak produktif.
Nah, belakangan Manda menemukan satu aktivitas sederhana yang ternyata cukup membantu mengalihkan perhatian dari kebiasaan doomscrolling, yaitu Doodle.
Yang menarik, Doodle tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan mental. Jika ditekuni, aktivitas ini bahkan bisa berkembang menjadi sumber penghasilan tambahan.
Bagaimana bisa?


.jpg)



