Nama saya Alienda, Alienda Sophia, ibu dari dua putri yang menakjubkan. Dua balita hebat dengan berbagai keunikan dan kegemasan tingkahnya. Kami tinggal di rumah Yangti, mertua saya, di daerah Bandung utara. Kedua putri sangat bahagia tinggal di kawasan yang udaranya masih sangat segar juga sejuk ini.



Keseharian kami sama dengan umumnya keluarga lain, berinteraksi, belajar, dan bermain bersama. Tapi adalah hal yang cukup menantang dimana mereka selalu memperebutkan saya, hehe.

Anak pertama saya, Nayyara Zianka Zhafira, usianya menginjak 3 tahun dan 1 bulan. Kami memanggilnya Kaka, karena merupakan sulung dari dua bersaudara. Gadis ceria ini selalu banyak akal dan energi untuk mengisi harinya dengan hal yang bagi Manda (Mama Alienda) melelahkan.



Sebut saja bagaimana Kaka Nayyara sanggup bernyanyi lagu Head, Shoulders Knees and Toes sebanyak 10 kali lengkap dengan gerakannya. Itu pun setelah Manda mulai kelelahan dan mengalihkan kepada hal lain. Bisa jadi bila tidak teralihkan, Kaka Nayyara akan terus meminta bernyanyi bersama sampai puluhan purnama. Eaaa lebay.

Nayyara sangat dekat dengan Yangti, bahkan begitu sering tidur bersama Yangti. Nanti saat malam, baru Pavi (Papa Trevi - suami saya) akan menggendongnya untuk dipindahkan ke dalam kamar kami. Hal ini membuat Nayyara sangat bersedih saat Yangti harus berangkat kerja atau sedang melakukan pekerjaan rumah. Tak jarang Nayyara akan menjerit dan menangis meraung-raung meminta ikut, saat Yangti terlihat mengenakap pakaian dinas.

Berbicara tentang jeritan dan tangisan, semenjak lahir tangisan Nayyara terbilang luar biasa keras dan menusuk telinga yang mendengar. Pernah suatu hari, tetangga komplek yang tinggal di radius 50 meter dari rumah kami, bertanya kenapa Nayyara menangis pada malam hari. Saat itu masa-masa Nayyara tumbuh gigi, dan ternyata tangisannya cukup menjangkau jarak yang cukup jauh, waw!

Begitu pun dengan tawanya yang keras, panggilannya yang kencang, sepertinya Nayyara dihadirkanNya untuk menceriakan hari saya.

Nayyara sangat senang meniru apa yang saya lakukan, terutama lipstick. Saat pertama kali melihat Yangti juga menggunakannya saat hendak berangkat kerja, Nayyara mulai menagih untuk dipoleskan lipstick setiap mau pergi ke luar rumah. Atau ada kalanya Nayyara menggunakan lipstick tersebut sebagai alat lukis.

Yap, menggambar atau melukis merupakan hal yang Nayyara sukai. Selain itu Nayyara sangat suka bermain lego dan balok. Tapi karena sudah terpapar gawai, tak jarang Nayyara kerap menagih gawai untuknya menghilangkan bosan.

Saat ini Manda sedang membiasakan Nayyara untuk mengurangi kegiatan menonton. Salah satunya dengan banyak bermain, membiasakan membaca buku, dan konsisten untuk tidak menggunakan gawai di depan Nayyara.

Apa sudah berhasil? Untuk saat ini masih maju mundur karena keperluan Manda cukup bergantung pada gawai. Semoga ke depannya Manda akan semakin handal mengatur manajemen waktu, aamiin.

Putri Manda yang kedua, Mysha Qiana Saqeenarava. Saat ini berusia 1 tahun lebih 1 bulan. Sedang dalam tahap belajar berjalan. Bayi pemakan segala, dari mulai kabel, kardus, kertas, berbagai macam tutup botol, sampai dengan sapu, hehe.



Satu hal yang paling menarik dari Mysha adalah bagaimana senyumnya akan seketika membuat teduh hati saya. Yang kedua ini, memang dihadirkanNya khusus untuk menjadi penyejuk hari saya.

Pernah sesekali terlintas, apa sebetulnya maksud Sang Maha Baik menitipkan dua amanah ini kepada saya. Paket lengkap dengan sifat Pavi yang lebih kalem dari saya. Lalu beberapa waktu lalu saya disadarkan, bahwa kita tidak akan pernah salah dititipkan rezeki dan amanah, begitu pula keluarga. Dan dengan segala kapasitas saya, saya akan belajar untuk menemani mereka sampai waktu yang lama. Saya akan bersama-sama mereka untuk kebahagiaan dan manfaat yang panjang, insya Allah. Jadi, mari terus saling mengenal, gengs!
SHARE 0 comments

Add your comment

© Alienda Sophia · THEME BY WATDESIGNEXPRESS