Keluarga adalah tim terpotensial yang bisa dimiliki semua orang. Dengan memaksimalkan dan mengenal masing-masing kekuatan yang dimiliki keluarga, kita mampu mencapai sesuatu yang besar. Namun dalam perjalanannya, tidak setiap keluarga mampu menguatkan satu sama lain untuk mencapai satu tujuan bersama. Pada level 3 Bunda Sayang, yang bertemakan Family Project, kita ditantang untuk melatih komunikasi yang produktif antar anggota keluarga sambil melatih kemandirian, guna meningkatkan kecerdasan masing-masing anggota keluarga yang terlibat di dalam proyek tersebut.

Pada keluarga kami, The Trevis, proyek kami adalah membersihkan toilet dan memasang keran air tambahan untuk wudhu. Sebelumnya kami perlu menciduk air untuk berwudhu. Dan pada kesempatan ini Pavi mengaminkan keinginan Manda untuk memiliki pancuran air wudhu. Dua gadis ikut berkontribusi dengan manis saat berbelanja. Sementara Manda mendapat tugas menguas kamar mandi menggunakan cairan khusus agar kerak air yang menahun bisa luntur dan kembali bersih. Semoga ini menjadi awal dan semangat baru dalam beribadah, aamiin.

Kelas Bunda Sayang Bandung

Kelas Bunda Sayang Bandung pada level ketiga ini mengalami perubahan signifikan paska mudik lebaran. Terasa kelas begitu lengang dan kurang intens. Pengumpulan tantangan pun mengalami penurunan jumlah yang cukup terasa. Hal ini memang terasa paska liburan yang cukup menantang. Hawanya luar biasa untuk ditolak.

Akan tetapi bagi beberapa mahasiswi hal ini justru tidak berpengaruh dan mampu menjadi pembuktian konsistensinya. Paska liburan ini kami mulai merencanakan acara kopi darat yang akan diadakan satu atau dua bulan ke depan. Teh Neni sang sekretaris juga sangat bersemangat bersama Teh Sheila sang ketua kelas.

Berikut adalah perolehan badge di kelas Bunda Sayang Bandung.

Badge Dasar: 35 orang. Badge You are Excellent : 13 orang dan Badge Outstanding Performance : 5 orang.

WhatsApp Image 2019-07-05 at 19.08.47WhatsApp Image 2019-07-05 at 19.09.05WhatsApp Image 2019-07-05 at 19.09.25

Untuk partisipan dan teladan, terlihat beberapa mahasiswi yang bertahan dengan konsistensinya. Seperti Teh Neni yang dua kali berturut-turut menjadi mahasiswi teladan, juga Teh Sheila yang kini menjadi peraih aliran rasa terbaik. Wajah baru di High Ending Energy adalah Teh Luluk dan Teh Siti Soidah. Masing-masing menjadi mahasiswi teraktif dan terapresiatif

WhatsApp Image 2019-07-05 at 19.08.28 (1)

Pada level ini kita ditemani oleh dua narasumber yang sangat seru. Teh Neni dan Teh Prati. Berbagi pengalaman yang sangat menyenangkan, baik dari ranah domestik juga ranah publik. Membuka pikiran kita bahwa Ibu bisa menjadi Ibu yang hebat meskipun kita berada di ranah domestik ataupun publik. Tidak alasan tidak berkarya selama kita tetap paham keutamaan fitrah kita.

WhatsApp Image 2019-07-05 at 19.08.28 (1)

Selain berita bahagia, level ini pun menjadi level yang cukup menyisakan cerita duka. Kabar bahwa ada mahasiswi Bunsay yang meninggal begitu mengejutkan. Terutama saat mahasiswi tersebut pernah di regional yang sama dengan kami.

Selain itu cerita duka juga datang dari kepergian anggota kelas kami yang tidak berhasil melanjutkan ke level setelahnya. Semoga silaturahmi dengan Teh Amelia juga Teh Gina tetap terjaga dan mereka selalu dalam keadaan sehat dan bahagia. Bagi para mahasiswi yang masih mendapat kesempatan belajar di kelas Bunsay, mari kita tetap bersemangat dan berbahagia belajar bersama. Aamiin.
SHARE 0 comments

Add your comment

© Alienda Sophia · THEME BY WATDESIGNEXPRESS