Hai hai TemaNda!
Pernah nggak sih kita ngerasa pengin tetap produktif meski kesibukan rumah tangga nggak ada habisnya? Kadang setelah urusan anak, cucian, masakan, dan rumah beres, hati tuh masih pengin punya kegiatan yang ngasih napas baru. Sesuatu yang bisa bikin semangat, punya makna, dan kalau bisa nambah pemasukan juga. Nah, kabar baiknya, ada banyak banget peluang bisnis pemula untuk ibu rumah tangga yang bisa dijalankan dari rumah, bahkan tanpa modal besar.
Zaman sekarang, dunia digital udah membuka banyak pintu baru. Kita bisa tetap jadi ibu rumah tangga sekaligus pebisnis kecil yang mandiri. Asal punya niat, sabar, dan konsisten, semuanya bisa berkembang. Yuk, Manda kasih beberapa ide bisnis realistis, fleksibel, dan bisa banget dicoba dari rumah!
1. Bisnis Makanan Rumahan
Kalau tangan kita jago masak atau suka bereksperimen di dapur, ini bisa banget jadi peluang yang menjanjikan. Apalagi makanan rumahan selalu punya tempat di hati banyak orang lebih sehat, rasa lebih autentik, dan bikin nostalgia.
Beberapa ide yang bisa dicoba:
- Catering harian untuk pekerja kantoran atau mahasiswa
- Kue basah untuk acara arisan dan ulang tahun
- Frozen food seperti risol mayo, pastel, atau nugget homemade
- Snack sehat untuk anak sekolah
Tips Manda: mulai dari pre-order dulu, jangan langsung produksi banyak. Dengan sistem ini, bahan tidak terbuang dan kita bisa ukur pasar secara aman. Promosi? Cukup dari WhatsApp group komplek, status, atau akun Instagram.
2. Jualan Online (Reseller dan Dropshipper)
Kalau belum siap produksi sendiri, kita bisa mulai dari jualan produk orang lain. Sekarang banyak banget brand yang buka peluang reseller tanpa modal besar. Bahkan ada yang sistem dropship kita cukup promosi, supplier yang kirim barang.
Produk yang paling laku untuk pasar ibu-ibu:
- Skincare dan kosmetik lokal
- Pakaian muslimah, mukena, atau daster
- Perlengkapan dapur unik
- Mainan edukatif anak
Yang penting, rajin upload konten dan responsif ke calon pembeli. Nggak harus punya ribuan followers, asal pelayanan cepat dan jujur, pelanggan pasti datang lagi.
3. Bisnis Hampers dan Gift Box
Sekarang budaya kirim hampers makin marak. Dari ulang tahun, kelahiran bayi, wisuda, sampai ucapan “semoga lekas sembuh” semuanya bisa dikemas cantik jadi hampers. Kalau kita punya selera desain yang bagus dan suka detail, ini bisa banget jadi bisnis yang seru.
Mulailah dari hampers kecil dengan isi sederhana:
- Snack kekinian
- Lilin aromaterapi
- Mini skincare set
- Handuk dan sabun handmade
Tambahkan kartu ucapan dengan desain manis dan nama pengirim. Sentuhan personal kayak gini yang bikin pelanggan senang dan loyal.
4. Jasa Laundry Kiloan atau Setrika Saja
Kalau tinggal di kawasan padat penduduk, usaha laundry bisa jadi pilihan stabil. Modalnya memang perlu sedikit untuk mesin cuci dan setrika, tapi balik modalnya cepat kalau pelayanan bagus.
Kalau mau yang lebih ringan, bisa mulai dari jasa “setrika saja”. Banyak orang yang males nyetrika tapi tetap butuh baju rapi tiap hari. Dengan wewangian khas dan hasil rapi, pelanggan bakal balik lagi tanpa disuruh.
5. Jasa Titip Barang (Jastip)
Nah ini bisnis yang cocok buat ibu-ibu yang suka belanja atau hunting promo. Misalnya, kalau kita sering ke supermarket, toko mainan, atau marketplace, sekalian aja buka jasa titip.
Contohnya:
- Jastip barang diskon dari supermarket
- Jastip pakaian anak atau perlengkapan bayi
- Jastip oleh-oleh kalau lagi liburan
Kuncinya cuma satu: jujur dan disiplin. Catat semua pesanan dengan rapi biar nggak tertukar, dan pastikan komunikasi dengan pelanggan lancar.
6. Bisnis Kerajinan Tangan (Handmade Craft)
Kalau kita punya tangan kreatif, bisnis handmade bisa jadi sumber penghasilan sekaligus terapi hati. Misalnya:
- Crochet bag atau gantungan kunci rajut
- Sabun herbal handmade
- Lilin aromaterapi dari soy wax
- Buket bunga kering
Tren slow living dan eco-friendly product lagi naik daun banget. Produk buatan tangan yang unik dan alami sering dicari sebagai hadiah atau dekorasi rumah. Bahkan, kalau kita konsisten posting proses pembuatannya, bisa jadi konten promosi yang menarik banget!
7. Jadi Content Creator atau Blogger
Siapa bilang nulis atau berbagi cerita nggak bisa jadi bisnis? Banyak ibu rumah tangga yang awalnya cuma curhat di blog atau bikin video tentang tips rumah tangga, akhirnya dapat penghasilan dari situ.
Kalau TemaNda suka menulis, review produk, atau berbagi resep dan inspirasi hidup, mulailah sekarang.
Platform seperti YouTube, TikTok, dan blog bisa jadi pintu rezeki kalau kita konsisten. Pendapatan bisa datang dari adsense, affiliate marketing, sampai endorsement. Dan yang paling penting, kita tetap bisa kerja dari rumah, sesuai waktu sendiri.
Bisnis ini sendiri telah menjadi pilihan Manda sejak 2018. Memulai Blog dan membuat konten dirasa paling bisa dilakukan untuk saat ini bagi Manda. Terus melakukannya dan biar waktu yang membawa hasilnya, yang penting kita lakukan yang terbaik.
8. Les Privat dan Bimbingan Belajar Online
Buat yang sabar ngajarin anak-anak, bisnis ini cocok banget. Nggak perlu tempat besar, cukup ruang tamu dan papan tulis kecil. Bisa juga lewat Zoom atau Google Meet.
Mulai dari:
- Les baca tulis untuk anak TK
- Pelajaran SD seperti Matematika dan Bahasa Inggris
- Mengajar keterampilan khusus seperti menggambar atau piano
Sekali murid percaya, mereka bakal terus lanjut. Lama-lama bisa buka kelas kecil dan merekrut pengajar tambahan.
9. Bisnis Tanaman dan Dekorasi Rumah
Buat yang suka tanaman dan menata rumah, ini saatnya menjadikan hobi sebagai bisnis.
Kita bisa jual:
- Tanaman hias mini (monstera, sirih gading, sukulen)
- Pot estetik dari bahan daur ulang
- Hiasan meja berbasis tanaman
Tambahkan sedikit edukasi atau konten perawatan tanaman di media sosial. Banyak orang mau beli tanaman tapi nggak tahu cara merawatnya di situ kita bisa jadi solusi.
10. Bisnis Dessert dan Minuman Kekinian
Nggak perlu punya toko besar, cukup dapur kecil di rumah. Produk dessert kayak puding cup, dessert box, milkshake, dan es kopi susu masih hits banget sampai sekarang.
Tips Manda:
- Fokus ke rasa dan kebersihan
- Gunakan kemasan lucu
- Rajin posting foto produk yang menggoda di Instagram
Bahkan dengan 5 menu unggulan saja, bisnis ini bisa cepat berkembang kalau konsisten.
Penutup
Bisnis Itu Nggak Harus Sempurna di Awal
TemaNda, kadang kita terlalu takut mulai karena mikir “belum siap”, “belum punya modal”, atau “nggak ada waktu”. Padahal bisnis itu bukan tentang siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling tahan.
Mulailah dari hal kecil yang bisa dilakukan hari ini. Mungkin dari dapur rumah, dari HP yang sekarang ada di tangan, atau dari ide yang selama ini cuma tersimpan di kepala. Yang penting adalah konsisten, jujur, dan percaya sama prosesnya.
Karena ibu rumah tangga pun bisa mandiri dan sukses tanpa harus meninggalkan perannya. Pelan-pelan, asal berani mulai, semua bisa jadi nyata. Bila TemaNda butuh ide menarik lain bisa coba intip Blog Bisnis untuk mendapatkan berbagai ide bisnis lain yang bisa diterapkan sesuai dengan kebutuhan.
TemaNda sudah punya ide? Kuy bahas di komen ya!

Sepakat banget apa yang ditulis, terlebih soal yang bertahan dan tekun akan menghasilkan terbaik. Karena waktu selalu adil pada orang yang terus bergerak, bukan soal cepat tapi yang bertahan akan komitmen terus mencari rejeki dengan iklas.
ReplyDelete10 Rekomen bisnis ini benar-benar membantu banyak pihak. Walau mungkin terlihat menjamur atau sudah banyak, tetap saja kehdupan punya cara memberikan porsinya masing-masing. Dan saat ini, akupun berupaya mencari keberuntungan lewat blog dengan menjual skill profesiku sebagai life coach.
Semoga banyak insan menemukan tulisan ini, terutama ingin mulai berbisnis.
Kalau mau diperdalam ternyata banyak juga ya rekomendasi bisnis untuk pemula bagi seorang ibu ini, dan apapun bisnisnya selama ditekuni pasti ada jalan dan hasil, dan bisnis-bisnis di atas pastinya bakal membuat para ibu rumah tangga tetap berdaya dan bertumbuh berkembang, semangat untuk pebisnis ibu rumah tangga yang baru memulai, you can do it
ReplyDeleteContent Creator dan menjadi Blogger , naah saya setuju pake banget nih kalau 2 kegiatan ini dimasukkan sebagai rekomendasi bisnis buat pemula. Asal dipelajari trik dan caranya beneraan deh bisa jadi sumber cuan yang menarik. Saya sudah membuktikannya, meskipun belum besar-besar banget yaa lumayan deh buat beli domain perpanjang hosting. Alhamdulillah.
ReplyDeleteEra digital ini membuka banyak peluang bagi banyak orang. Termasuk bagi ibu rumah tangga ya, Mbak. Walau di rumah, tetap produktif dan bisa menghasil. Tinggal disesuaikan saja passion atau sukanya apa. Jadi nanti akan enjoy saat menjalankan usaha. Dan saya sangat setuju sekali. Memulai sebuah usaha itu memang tidak harus sempurna dulu, karena ada prosesnya dan tahap-tahap belajarnya juga. Seiring waktu pasti semuanya akan berjalan sesuai dengan harapan.
ReplyDeleteBuat yang masih pemula bila ingin mencoba bidang bisnis, bagus juga ya, karena ada beragam pilihan yang bisa dicoba.
ReplyDeleteMinimal bisa dimulai dengan yang modalnya minimalis dulu, buat belajar
Kalau affiliate tuh termasuk jualan online berarti yaa? hehe. Soalnya memang memasarkan barang yang ada di marketplace lalu dapet komisi setiap barang yang dibeli kan yaa. Temen aku ada yang affiliate gini nih, juga ada yang buka laundry. Ternyata memang hal-hal kayak gini emang cocok dikerjakan oleh ibu rumah tangga.
ReplyDeleteNah kalau anaknya sudah sekolah juga kita bisa deh menemukan orangtua-orangtua yang memang buka jasa katering. Lumayan banget soalnya, jadi bisa membantu ibu-ibu yang kerepotan untuk masak. Aku sesekali pesan katering kalau lagi pergi berdua suami di hari anak-anak sekolah.
Intinya untuk ibu rumah tangga, 10 hal ini memang cocok untuk jadi bisnis rumahan ya. Bukan cuma untuk mencari keuntungan, tapi juga bisa bermanfaat untuk sekitar :D
Mantap banget rekomendasi ide bisnis buat ibu2 di rumah. Jadi ibu bisa jaga anak tapi tetap bisa cuan, menambah pendapatan keluarga.
ReplyDeleteJgn lupa sesuaikan skill dan modal ya ibu2. Modal ga hanya duit kok. Bisa juga terkait koneksi dan lainnya. Kyk jastip gitu kadang ada yang mau bayarin duluan. Atau bisa affiliate yang kita hanya modal internet/buat konten. Tergantung kreativitas kita aja. Yuk semangat cari cuannya ya emak2. Bahkan bapak2 juga bisa ikutan loh bantuin.
Dulu daku jadi guru les malah pas belum berstatus ibu alias masih jadi mahasiswa. Tapi kalau ibu-ibu bikin les calistung emang bagus karena sudah berpengalaman (setelah mengajar anak sendiri).
ReplyDeleteNah kalau mamaku pernah jualan pizza. Memang ibu-ibu bisa bekerja dari rumah dan lebih fleksibel waktunya.