Showing posts with label Aliran Rasa

Hai hai TemaNda!

Menjadi orang tua adalah perjalanan yang penuh kejutan yaa. Sebelum memiliki anak, mungkin banyak dari kita membayangkan bahwa parenting adalah tentang mengajarkan berbagai hal kepada anak, mulai dari cara bersikap, mengambil keputusan, hingga menghadapi tantangan hidup. Namun setelah benar-benar menjalaninya, Manda menyadari bahwa parenting ternyata bukan hanya tentang mendidik anak. Di dalamnya ada proses bunda belajar setiap hari, belajar memahami diri sendiri, belajar mengelola emosi, dan belajar menerima bahwa tidak semua hal akan berjalan sesuai harapan.

Dulu, Manda sering berpikir bahwa menjadi ibu yang baik berarti harus selalu sabar, selalu tahu jawaban yang benar, dan selalu bisa mengambil keputusan terbaik untuk anak. Rasanya seperti ada standar yang harus dipenuhi setiap saat. Ketika berhasil, hati terasa lega. Namun ketika melakukan kesalahan, tidak jarang rasa bersalah datang menggerogoti kewarasan.

Seiring waktu, pandangan itu perlahan berubah. Manda mulai memahami bahwa kesalahan bukanlah tanda kegagalan dalam parenting. Justru dari kesalahan-kesalahan kecil itulah bunda belajar banyak pelajaran dan hikmah yang bisa kita jalani. Kesalahan parenting yang mungkin membuat kita tersentak, tapi lalu membuat kita mampu melihat situasi dari sudut pandang yang berbeda. Yang kemudian membuat menyusun ulang strategi agar menjadi lebih baik ke depannya.

Hai hai TemaNda!



Tahun 2024 telah menjadi saksi perjalanan panjang Manda dalam meraih impian kulit glowing yang sehat dan cantik. Dari eksplorasi tren kecantikan terbaru, mencoba berbagai produk skincare, hingga menggali filosofi perawatan diri, semuanya mengajarkan kita bahwa kecantikan bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah proses yang penuh pembelajaran. Setiap langkah yang dijalani, baik itu keberhasilan maupun tantangan, memiliki cerita dan makna yang mendalam.  

Selama setahun ini, kita belajar bahwa kulit glowing tidak hanya soal rutinitas skincare yang tepat, tetapi juga mencakup gaya hidup yang sehat, pikiran yang positif, dan penerimaan diri. Kebiasaan baik seperti menjaga hidrasi tubuh, mengonsumsi makanan bergizi, olahraga rutin, hingga tidur yang cukup adalah fondasi utama untuk menciptakan kecantikan yang terpancar dari dalam. Kecantikan sejati adalah hasil kolaborasi antara perawatan luar dan keseimbangan dalam diri.  

Dalam perjalanan ini, berbagai inspirasi turut memperkaya langkah kita. Korean Beauty dengan ciri khas dewy skin-nya kembali menjadi sorotan. Tampilan kulit yang tampak sehat dan bercahaya alami terus menjadi dambaan banyak orang. Di sisi lain, teknologi inovatif dari dunia skincare Barat juga memberikan solusi praktis bagi mereka yang ingin merawat kulit tanpa mengorbankan banyak waktu. Selain itu, produk lokal dengan bahan-bahan alami semakin menunjukkan kekuatannya, menawarkan solusi yang tidak hanya efektif tetapi juga sesuai dengan kebutuhan kulit tropis kita.  

Satu hal yang menjadi pelajaran penting di 2024 adalah bahwa tidak ada satu jalan mutlak untuk meraih kulit glowing. Setiap orang memiliki kondisi kulit yang unik, dan perjalanan glowing kita harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Konsistensi adalah kunci utama, begitu pula dengan kesabaran. Kulit sehat tidak bisa diraih dalam semalam, tetapi membutuhkan waktu dan perhatian yang penuh kasih sayang.  

Namun, perjalanan glowing tidak hanya tentang perawatan fisik. Kita juga diingatkan bahwa semua daya dan upaya ini tidak lepas dari campur tangan Sang Pencipta. Terkadang, rencana hidup yang tidak terduga menjadi bagian dari perjalanan ini. Salah satu momen besar yang tak terlupakan adalah saat kehamilan hadir di tengah perjalanan glowing.  

Kehamilan, sebuah takdir indah yang datang tanpa rencana, menjadi tantangan sekaligus berkah di 2024. Dalam momen ini, Manda belajar berdamai dengan perubahan yang tidak terduga—dari penyesuaian pola hidup hingga menerima hadiah tak ternilai dari Sang Maha Cinta. Kulit yang semula menjadi prioritas, kini berbagi perhatian dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh demi menyambut kehidupan baru. Kehamilan mengajarkan bahwa glowing sejati adalah tentang menerima setiap fase kehidupan dengan penuh syukur dan cinta.  

Menutup tahun ini, mari kita refleksikan perjalanan yang telah dilalui. Semua usaha, rintangan, dan pelajaran di 2024 adalah bekal berharga untuk melangkah ke tahun baru. Perjalanan glowing ini bukan sekadar tentang penampilan luar, tetapi juga tentang tumbuh menjadi individu yang lebih sehat, bahagia, dan percaya diri. Kulit glowing hanyalah cerminan dari diri kita yang telah mencintai dan merawat diri dengan sebaik-baiknya.  

Dengan hati penuh syukur, mari kita ucapkan selamat tinggal kepada 2024, tahun yang penuh kilauan inspirasi. Kini, kita siap menyambut 2025 dengan semangat baru, wajah segar, dan hati yang penuh harapan. Karena di balik kulit yang glowing, ada jiwa yang bersinar terang—siap menaklukkan apa pun yang ada di depan. 

Alhamdulillah ala kuli hal.


#aliranrasaKLIP2024 

 @kelasliterasiibuprofesional.

Hai TemaNda!

Kali ini, ada kabar menarik dari Jelajah Cita-Cita (JCC) 2024! Setelah sukses besar di 32 titik pada Desember 2022, JCC kembali hadir sebagai acara dwitahunan yang diselenggarakan oleh Ibu Profesional. Acara ini bertujuan untuk anak-anak usia 4-15 tahun dan dilaksanakan secara online serta offline oleh 36 regional Ibu Profesional di seluruh Indonesia. 

JCC 2024 diadakan dalam rangka menyemarakkan Hari Anak Nasional dan mengajak anak-anak untuk mengeksplorasi berbagai profesi, mengenali minat dan bakat mereka, serta mengasah sikap toleransi, empati, dan berpikir kritis. Dengan tagline "Wujudkan Cita untuk Semua," JCC 2024 mengusung nilai inklusivitas, memastikan setiap anak bisa meraih cita-citanya tanpa memandang latar belakang.

Menurut Bunda Septi Peni Wulandani, Founder Ibu Profesional, setiap anak memiliki hak dan potensi untuk bermimpi besar dan mencapai cita-citanya. Itulah mengapa JCC 2024 juga mencakup anak-anak dengan berbagai latar belakang dan kondisi, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus.

Pada perlehatan kali ini, Manda dan kedua putri Manda juga berkesempatan mengikuti langsung kegiatan di regional Bandung. Bertempat di DI Edutainment Husein Sastranegara, Bandung, pengalaman tak terlupakan untuk menjajaki berbagai profesi bagi anak ini, terasa sangat berkesan. Yuk simak keseruannya secara lengkap.

Hai Hai TemaNda! Selamat memperingati hari Kartini 2024 ya. Seperti biasa seperti tahun-tahun sebelumnya, hari Kartini menjadi hari peringatan untuk mengenang jasa salah satu pahlawan yang memperjuangkan emansipasi wanita. Sekaligus ajang bagi para perempuan Indonesia untuk berkontemplasi. 

Sudah berkontribusi apa kita sebagai perempuan yang hidup di masa kini? 

Sudahkah kita menjadi harapan bagi pendahulu kita? Atau setidaknya sudahkah kita memanfaatkan apa yang Raden Ajeng Kartini telah perjuangkan?

Kali ini yuk kita ngobrol bareng tentang Raden Ajeng Kartini dan Perempuan Masa Kini. 

 Hai hai TemaNda! Apa kabarnya nih hari ini? Ramadhan sudah di depan mata, apa sama ya dengan Manda yang sudah riweuh mengurus segala kebutuhan persiapannya? Sambil mempersiapkan kebutuhan Ramadhan, Manda mau cerita sedikit tentang pengalaman Manda untuk menjadi Blogger Multitalenta. Kenapa kita perlu jadi Blogger Multitalenta? Tentu karena Blogger Multitalenta Bukan Blogger Sekadarnya.

Oh iya, selain itu Manda juga mau cerita keseruan mengikuti BloggerDay 2024 pada Februari lalu. Kenapa? Soalnya acara yang didapuk oleh Komunitas Blogger Indonesia, Bloggercrony Community ini, masih susah banget untuk dilupakan, saking serunya. Apa sih yang buat Manda Gagal Move On? Kuy, simak cerita Manda sampai selesai!

 Awal mula kesukaan Manda pada menulis diawali saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Terbiasa bercengkrama dengan buku dari kecil membuat imajinasi Manda cukup tinggi dan mulai senang menulis juga menggambar. Mulai dari membeli buku kosong untuk membuat cerpen dan komik. Lalu melakukan kolaborasi dengan teman juga saudara untuk membuat cerita bersambung. Semua Manda nikmati dan mulai serius menulis di bangku SMP. 

Sampai akhirnya kegiatan berorganisasi juga ekstrakurikuler dirasa lebih menarik. Kegiatan sekolah juga kursus semakin menyita waktu. Masih menulis, tapi mulai hanya di binder atau catatan komputer. 

Kembali merasa senang menulis saat sosial media mulai menjamur. Menulis di status Friendster, Mailing List, Facebook, Twitter, Tumblr, Path, Instagram, lalu Blog. Semakin keranjingan menulis setelah mengikuti kelas demi kelas berbasis jurnal untuk melatih konsistensi. Masih jauh dari kategori tulisan bagus memang. Tapi terus menulis.

Soal menjadi menulis di Blog semenjak kenal platform Blogger yang dulu masih menggunakan Domain gratis. Lucunya dari dulu gak pernah fokus di satu Blog. Bosan satu nama lalu pindah membuat yang baru, labil memang. Sampai akhirnya bertemu dengan komunitas menulis yang mengajak kita untuk menulis dengan konsisten. Lalu mengenalkan Manda pada beberapa komunitas Blogger yang anggotanya rata-rata sudah menjadi Blogger profesional. Dari situ Manda mulai belajar cara mengelola Blog dengan optimasi, sedikit demi sedikit.  

Hai  hai TemaNda! Semoga hari ini dalam keadaan baik jiwa raga ya, Aamiin. Topik kali ini akan sedikit bercerita tentang pengalaman Manda berperang dengan depresi sedang di tahun 2019 lalu. Lebay bener memang bahasanya, perang gak tuh Bun! Tapi bila pernah mengenakan sepatu yang serupa biasanya paham kenapa penggunaan kata perang ini dirasa sangat sesuai.

Depresi ringan yang Manda alami ini merupakan hasil diagnosis dari empat psikiater. Setelah diagnosisnya tegak, Manda kemudian aktif mengonsumsi anti depresan dan obat tidur. Perjalanan terapi  psikiatri ini Manda jalani lebih dari satu tahun. Tidak hanya obat, tapi yang paling membantu justru adalah terapi lain, yaitu menulis. 

Tulisan adalah alat kuat yang dapat digunakan untuk mengungkapkan perasaan, mengatasi stres, dan meningkatkan kesejahteraan emosional. Aktivitas terapi menulis ataupun terapi menulis secara ekspresif, telah digunakan selama berabad-abad untuk membantu individu menghadapi berbagai tantangan emosional dan mental. Terapi menulis memberikan wadah yang aman bagi seseorang untuk mengekspresikan diri, merenung, dan menggali kedalaman pikiran dan perasaan mereka. Dalam artikel ini, Manda akan membagikan manfaat dari metode ini dan bagaimana kita dapat memulainya untuk meningkatkan kesehatan jiwa dan mental kita.

Hai hai TemaNda! Sebagai seorang Ibu yang memiliki minat menulis di Blog, atau biasa disebut Narablog/Blogger, Support System adalah penentu kesuksesan. Semakin kuat dan besar Support System kita, semakin melejit pula kemampuan dan kesempatan kita mengembangkan sayap di dunia kepenulisan media digital. 

Tapi bukan maksudnya menyalahkan orang sekeliling kita kalau sampai gagal atau kehilangan satu kesempatan ya. 

Ketika kita memutuskan untuk menjadi seorang Narablog, kita akan memasuki dunia menarik di mana kita tuh bisa berbagi pemikiran, pengalaman, dan cerita kita dengan dunia. Namun, dibalik setiap blog yang sukses, ada sebuah tim pendukung yang seringkali tidak tersorot. Melalui tulisan ini Manda mau menceritakan dan berterima kasih kepada Support System yang selama ini mendukung Manda selama berkarya.

Hai-hai, TemaNda! Pernahkah kamu merasa begitu dekat dengan seseorang dalam komunitasmu? Sampai-sampai, obrolan kalian begitu asyik, hingga berjam-jam rasanya ngalor-ngidul membahas berbagai topik yang sangat beragam. Terkadang, obrolan bisa dimulai dengan sekolah anak, lalu beralih ke kebijakan sekolah, dan tiba-tiba kamu menemukan dirimu membicarakan kabar artis tanah air. Haha, betapa serunya!

Teman dari komunitas tapi rasa seperti keluarga, itu yang saat ini Manda temukan semenjak aktif di dunia digital. Yuk simak pengalaman Manda berkomunitas dengan rasa kekeluargaan dan solidaritas luar biasa.

Hai hai, TemaNda! Di tengah cuaca yang tak menentu, seperti yang Manda alami di Bandung, pagi yang dingin dapat dengan cepat berubah menjadi siang yang terik dan panas. Perubahan cuaca yang cepat ini membawa dampak pada tubuh, terutama pada kulit bibir. Bibir, sebagai salah satu bagian tubuh dengan kulit yang lebih tipis, cenderung sulit mempertahankan kelembapan.

Seringkali, cuaca seperti ini dapat mengakibatkan bibir menjadi kering dan bahkan pecah-pecah. Rasa tidak nyaman seperti badan pegal dan tenggorokan sakit juga dapat muncul. Terlebih bisa sampai terkena penyakit seperti Influenza ataupun demam. Semua itu membuat anggota tubuh terasa kurang nyaman salah satunya pada bagian bibir.

Bibir yang mengalami kekeringan atau pecah-pecah sering disebut dengan istilah medis "cheilitis". Kondisi ini cukup umum terjadi dan bisa sangat mengganggu. Penting untuk memahami bahwa kulit di area bibir jauh lebih tipis dan sensitif dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya, sehingga rentan mengalami kekeringan yang berujung pada bibir kering dan pecah-pecah.

Langkah kecil Nayyara dipenuhi semangat petualangan. Bersama keluarga, kami memulai rutinitas baru bersama, meninggalkan berbagai kesibukan masing-masing, dan mengagendakan Hiking setiap akhir pekan. Perjalanan ini bukan semata kegiatan fisik biasa, akan tetapi sebuah ikhtiar terapi kaki Nayyara, anak sulung kami, yang didiagnosis dokter memiliki otot kaki yang lemah dan bertelapak rata. Di usianya yang kedelapan tahun ini, Nayyara mulai membutuhkan alas kaki khusus dan terapi mandiri guna membantunya berjalan lebih nyaman. Petualangan rutin ini terinspirasi oleh kolaborasi manis antara OREO Wafer, makanan kesukaan Nayyara, dan keajaiban dalam film Petualangan Sherina 2. Yuk simak sampai tuntas keseruannya

Hai hai TemaNda!

Kenangan masa kecil sering kali dipenuhi dengan momen-momen kecil yang membawa kebahagiaan. Mulai dari permainan tradisional seperti lompat karet, Galaksin, Kasti, Congklak, sampai dengan permainan dengan teknologi seperti permainan komputer. Salah satu yang paling berkesan bagi Manda adalah permainan komputer sederhana yaitu Solitaire. Permainan ini bukan hanya aktivitas menyenangkan, tetapi juga menggambarkan periode di mana imajinasi dan kreativitas anak-anak berkembang. Kali ini Manda akan menggali kembali kenangan indah bermain Solitaire dan bagaimana permainan ini menjadi momen penuh keseruan di masa kecil.

 Hai Hai TemaNda! Semakin hari pengasuhan menjadi penuh tantangan. Banyak berita negatif yang saat ini beredar. Rasanya untuk membaca portal berita mainstream yang susunannya lebih banyak kengerian, butuh kekuatan lebih agar tidak tenggelam dalam ketakutan. 

Teriring doa untuk semua TemaNda yang sedang berjuang mengasuh anaknya dengan usaha terbaik. Semoga anak-anak kita selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Rasa gusar yang kerap menyapa bisa kita jadikan sebagai bahan waspada, tanpa berlebihan. Sebisa mungkin kita menyiapkan yang terbaik. Salah satunya dengan cara lebih mengenal anak kita. 

Ikatan orang tua dan anak tentunya perlu dijalin dan dirawat dengan baik. Pembiasaan dan latihan bersama untuk lebih akrab dengan anak kita apapun caranya. Manda mulai banyak belajar dan akan terus belajar memahami karakter dan kebutuhan anak. Contohnya dengan melakukan observasi cara belajar mereka untuk bisa lebih memahami cara komunikasi terbaik dengan mereka. 

Berikut adalah catatan belajar Manda tentang bagaimana bisa lebih mengenal karakter anak melalui cara belajar. 

 TemaNda pernah terluka? Sepertinya semua orang pernah terluka ya. Tentunya setiap manusia pernah merasa hidupnya berada di titik terendah. Juga pasti setiap individu terbiasa mengalami kekecewaan dalam hidup. Termasuk kita yang sudah menjadi orang tua. Bahkan pada beberapa kasus ada orang dewasa yang tidak menyadari luka yang ia miliki, hingga harus menghadapi luka tersebut di kemudian hari.

Luka ini biasa dikenal dengan sebutan trauma, innerchild, unfinished bussines, apapun, you name it. Ada juga yang terbiasa mengasosiasikan dengan buah yang membusuk dan selalu kita bawa kemanapun kita pergi. Ada pula yang menggambarkannya sebagai lubang besar dalam hati kita. Ya, bisa berupa apapun, tapi satu yang pasti, saat disentuh, itu terasa sangat menyakitkan.

Penyebab luka sendiri tentu bisa disebabkan oleh berbagai hal dan cara. Misalnya saja luka bentakan, luka pengabaian, kekecewaan berulang, penghinaan, kekerasan, pelecehan, dan masih banyak lagi. Semua itu seperti bentuk Puzzle yang tercabut dari tempatnya, tidak akan bisa tertutup dengan bentuk lain dan menyisakan rongga.

 Hai hai TemaNda! Pernah gak ngerasa yang namanya burnout dan berakhir marah-marah di depan anak. Padahal mungkin anak salahnya gak seberapa, tapi kita yang udah heboh sendiri marahnya. Baiknya jangan ya seperti itu, karena berdasarkan ilmu dan pengalaman, semua amarah itu terekam baik di alam bawah sadar anak. Tapi bagaimana yah kalau sering sekali susah kontrol dan mengelola emosi di depan anak? 



Rupanya semua ini adalah skill atau keahlian yang perlu dilatih. Jadi kalau TemaNda mengalami hal yang sama, sini merapat. Kita akan bahas bareng bagaimana caranya kita bisa mengelola emosi di depan anak. Tentunya kita mau mengukir banyak kenangan indah dengan anak tanpa dicederai oleh emosi kita. Yuk kita bahas satu persatu.

Biasakan mendefinisikan emosi kita

Saat kita merasakan emosi negatif, seperti kesal atau marah, ada kalanya kita lupa dan terlarut dalam emosi tersebut. Sebagai Ibu, terkadang kita tidak memiliki waktu khusus untuk benar-benar sendirian untuk mengelola emosi tersebut. Tidak jarang lalu anak kita melihat Ibunya dalam keadaan unwell atau tidak baik-baik saja.

Sebelum bereaksi, kita bisa memulai dengan mendefinisikan emosi kita. Misalnya kita kesal karena keadaan rumah yang berantakan, akui, definisikan kekesalan tersebut sebagai rasa kesal dan kecewa. Kita bisa mulai dengan mengatakan dalam hati "Ah iya, aku lagi kesal karena rumah berantakan."

 Alhamdulillah, hari Alhamdulillah, hari ini usia Manda tepat 34 tahun. Usia yang tentu tidak lagi muda namun juga masih berdaya untuk memiliki Million Dreams.

Sebelum menulis ini, Manda sedang berada dalam kegamangan. Banyak pergulatan batin yang hadir di pergantian waktu hari demi harinya.




Apa hari ini sudah lebih baik dari hari kemarin. Mungkinkah hari ini sudah menjadi manusia yang beruntung atau malah merugi.


Mimpi apa yang masih dipegang sampai saat ini? Manda pribadi masih perlu menggali lebih dalam sebenarnya apa mimpi yang paling Manda ingin wujudkan.


Lalu sampai pada satu hal yang selalu Manda ingin wujudkan selama hidup Manda.


Beberapa pekan lalu Manda dihubungi oleh salah seorang panutan Manda di Ibu Profesional. Kita sudah kenal dan sering ngobrol via daring semenjak bersama di Fasilitator Matrikulasi Batch#6 Institut Ibu Profesional. 

Dialah Mba Setio Rini, seorang pembawa acara sebuah kanal Youtube kebanggaannya IP'ers. Apalagi kalau bukan IPedia!

Rupanya silaturahim ini salah satunya untuk menyampaikan undangan berbagi di edisi spesialnya Program This is Me! 

Mba Setio Rini atau biasa Manda panggil Mba Rini ini mengajak Manda untuk berbagi tentang cerita diri Manda.

Pergantian tahun biasanya selalu menyisakan banyak pertanyaan. Antara lain pertanyaan apakah tahun yang akan dilalui sudah dilalui dengan usaha terbaiknya. Atau justru dilalui dengan sedikit usaha karena banyak faktor yang berpengaruh.

welcome 2021

2020 sendiri merupakan tahun yang berat. Bukan hanya bagi Manda pastinya, tapi bisa jadi untuk sebagian orang di bumi. 

Bumi yang baik, yang usianya sudah tidak lagi muda.


Bumi yang bijak, yang selalu berusaha beradaptasi meskipun penghuninya mungkin tidak cukup bijak.


Bumi yang sedang dirundung duka, karena virus yang menghantui penghuninya.


Pergantian tahun ini tidak lagi sama. Gemuruh warna warni bunga api di langit tidak semeriah biasanya. Yang jualan terompet tidak meramaikan lagi jalanan protokol. Mereka yang berlalu lalang di jalanan, atau konvoi kendaraan, tidak terdengar riuh.


Manda tinggal di daerah Vila di Bandung Utara. Biasanya setiap hari raya atau hari besar, vila di daerah ini penuh dengan pendatang, meskipun di sini terpencil.


Namun kali ini tidak, sepi, sunyi, damai.

Hai hai TemaNda! 

Pergantian tahun masehi sudah di depan mata. Musim dan cuaca seakan turut mendukung perubahan ini.


Banyak musibah terjadi menjadi headline berita yang kita baca akhir-akhir ini. Tidak hanya itu, rasa tak habis sabar kita menghadapi musibah yang datang begitu dekat. 


Bijak menghadapi masalah musibah


Tapi bagaimana yah cara bijak menghadapi musibah yang rasanya begitu datang silih berganti. 


Bagi Manda pribadi berbagai berita musibah setiap bulannya menyapa sejak awal tahun 2020. Mengguncang, sudah pasti, apalagi masa pandemi ini tidak kunjung berakhir dan masa karantina masih terus berlangsung. 


Yuk bahas bersama beberapa tips berikut yang Manda coba terapkan untuk tetap bijak menghadapi musibah.


Hai hai TemaNda! 


Manda lagi makin seru kontribusi pakai aplikasi Crowdsource sama review di Local Guide. Walau Manda ini baru banget belajarnya dan rasanya telat banget mungkin ya.





Tapi ternyata seru sekali. Manfaat buat Manda banyak sekali rasanya. Bila sebagian besar orang lain menggunakannya untuk killing the time, tapi banyak sekali manfaatnya selain itu lho! 

© Alienda Sophia · THEME BY WATDESIGNEXPRESS