Showing posts with label kelas kupu-kupu


Mentoring Desain (As Mentor)

Pada Kelas Kupu-kupu ini Manda memfasilitasi mentoring desain. Teh Fiena Rifanty sebagai salah satunya Mentee, sangat antusias menjalani mentoring ini.

Namun kendala kesehatan beliau membuat beberapa kali kami membatalkan jadwal mentorship. Namun tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat beliau untuk belajar.

Alhamdulillah kami pun akhirnya bisa melakukan pertemuan virtual di subuh hari tadi.

Seperti biasa, Teh Fiena merupakan pribadi yang sangat bersemangat, termasuk dalam soal belajar. Terlihat dari gesturenya yang cerah ceria.

Meskipun diawali dengan kendala sinyal, tidak menyurutkan keseruan obrolan kami pada akhirnya.

Dan berikut adalah kupasan cerita kami.

Senang sekali rasanya bisa bertemu secara virtual. Ada suntikan energi karena kami sudah mengenal satu sama lain. Judulnya jadi seperti temu kangen.

Manda membantu untuk mengidentifikasi tingkat keahlian dalam mendesain berdasarkan pertanyaan pertanyaan yang diajukan. Juga melalui foto-foto yang dibagikan.

Akhirnya kita bersepakat untuk memulai dari awal tentang desain video untuk membuat iklan produk.



Mentoring Berbenah (As Mentee)

Ada rasa degdegan saat awal mau bertemu virtual dengan mentor Mba Iqiq. Karena kita sama sekali belum kenal. Ada rasa khawatir yang langsung segera ditepis, karena semua semata untuk meraih ilmu dan memperbaiki diri.

Kekhawatiran Manda lalu diatasi dengan terlebih dahulu mengirim hasil Live Manda yang mempresentasikan jurnal berbenah. Harapannya, ini dapat membuat Manda memetakan tingkat keahlian diri dalam berbenah.

Jadi saat tiba saatnya bertemu virtual, kita banyak membahas video jurnal yang Manda kirim. Selain itu pertanyaan- pertanyaan yang diberikan oleh Mba Iqiq semakin membantu Manda untuk menegaskan kebutuhan.
Saat pertama kali menjejakkan kaki di kelas Bunda Cekatan, opsi mentorship ini sudah menarik hati Manda. Sebagai Kepo-ers, Manda coba untuk menjajalnya saat itu juga.

Mentor yang tersedia saat itu adalah yang terkasih, Buperi, sang wakil rektor. Rupanya opsi mentorship belum dibuka. Tapi Buperi dan saya tetap melanjutkan prosesnya sebagai kesenangan kami berbagi kepada satu sama lain.

Lalu setelah melewati dua tahapan perkuliahan, kami sampai di kelas Kupu-kupu. Rupanya fase mentorship ada di kelas ini.

Dalam tahap awal kami diminta untuk membuat profile diri. Profile diri ini dibagi ke dalam dua peran.

Peran sebagai Mentor. Pada peran ini kita diminta untuk membagi hal yang sudah kita jalani dan sebisa mungkin cekatan di dalamnya.

Mentor bertugas sebagai pendamping Mentee.Tugas ini cukup unik, mirip tugas sebagai fasilitator kelas. Yaitu memancing semangat belajar Mentee dengan berbagai cara. Salah satunya dengan banyak mengemukakan pendapat. The power of question.

Peran Sebagai Mentee. Mentee adalah peran sebagai pembelajar yang mencari ilmu dari pengalaman mentor yang dipilihnya. Sehingga sebagai Mentee perlu menetapkan Goals secara pasti.

Cara melamar posisi ini perlu menggunakan adab. Perkenalan yang baik, juga perpisahan yang husnul khotimah, begitu pesan Bunda Septi.

Cara ini tentu penuh tantangan. Terutama dengan komposisi aturan Mentorship yang menarik. Kita diminta untuk mencukupkan hanya mengambil satu Mentor saja, dan memilih Mentee sesuai kemampuan.

Yuk simak keseruan Manda mencari Mentor dan Mentee.

Memilih Mentor


Pada hari-hari awal materi diberikan, Manda langsung bergerak mencari Mentor. Pilihan tema Manda masih seputar berbenah, karena itulah tema besar Manda, yaitu Manda Apik 2020.

Namun rupanya sesuai perkiraan Manda, menemukan mentor ini penuh cerita.Manda perlu ditolak oleh dua orang Mentor, untuk akhirnya diterima. Jodoh terbaik pilihan Allah, begitu Manda meyakininya.Ialah Mba Iqiq Febrilian, Bunda pembelajar yang Allah kenalkan sebagai Mentor Manda tahap ini.

Mba Iqiq tinggal di Kota Tangerang. Di tahap satu ini kami saling mengenal satu sama lain. Mulai dari alasan dan tujuan mentoring yang kita lakukan ini.Kami juga menyepakati jam mentoring agar baik manajemen waktunya.

Memilih Mentee


Pertama-tama Manda mencoba untuk melamar beberapa orang sebagai Mentee. Rupanya rata-rata sudah dapat Mentor. Ada pula yang tidak kunjung membalas pesan Manda.Lalu Manda memberi jeda satu malam, karena memang tema Mentoring Manda cukup mainstream, yaitu Desain. Sebagai satu keahlian yang Manda tekuni, baik secara akademis maupun profesional, desain adalah pilihan yang Manda rasa sesuai.

Satu malam berlalu, Allah gerakan hati Teteh kesayangan, Teh Fiena Rifanty untuk menghubungi Manda. Kebutuhannya akan desain iklan, berjodoh dengan Manda. Goals mentoring ini adalah mendampingi Teh Fiena untuk belajar desain iklan produk.

Saat ini kami sudah melakukan perkenalan (walau kenal akrab). Juga melakukan pencocokan jadwal mentoring.Satu hal yang sangat Manda syukuri, waktu yang Teh Fiena pilih adalah pukul 5.00 dini hari. Paska waktu sahur, kami bertukar pikiran. Di waktu ini Manda menjadi lebih segar, bersemangat melewati hari di Ramadan haru ini.
Saat kita memutuskan untuk memfasilitasi belajar orang lain, sesungguhnya Allah tengah menuntun kita untuk belajar dengan cara mengajar. Segala hikmahnya, adalah hadiah tak ternilai. Mari semangat belajar, sebagai Mentor atau Mentee
© Alienda Sophia · THEME BY WATDESIGNEXPRESS