Showing posts with label bunda cekatan
Saat pertama kali menjejakkan kaki di kelas Bunda Cekatan, opsi mentorship ini sudah menarik hati Manda. Sebagai Kepo-ers, Manda coba untuk menjajalnya saat itu juga.

Mentor yang tersedia saat itu adalah yang terkasih, Buperi, sang wakil rektor. Rupanya opsi mentorship belum dibuka. Tapi Buperi dan saya tetap melanjutkan prosesnya sebagai kesenangan kami berbagi kepada satu sama lain.

Lalu setelah melewati dua tahapan perkuliahan, kami sampai di kelas Kupu-kupu. Rupanya fase mentorship ada di kelas ini.

Dalam tahap awal kami diminta untuk membuat profile diri. Profile diri ini dibagi ke dalam dua peran.

Peran sebagai Mentor. Pada peran ini kita diminta untuk membagi hal yang sudah kita jalani dan sebisa mungkin cekatan di dalamnya.

Mentor bertugas sebagai pendamping Mentee.Tugas ini cukup unik, mirip tugas sebagai fasilitator kelas. Yaitu memancing semangat belajar Mentee dengan berbagai cara. Salah satunya dengan banyak mengemukakan pendapat. The power of question.

Peran Sebagai Mentee. Mentee adalah peran sebagai pembelajar yang mencari ilmu dari pengalaman mentor yang dipilihnya. Sehingga sebagai Mentee perlu menetapkan Goals secara pasti.

Cara melamar posisi ini perlu menggunakan adab. Perkenalan yang baik, juga perpisahan yang husnul khotimah, begitu pesan Bunda Septi.

Cara ini tentu penuh tantangan. Terutama dengan komposisi aturan Mentorship yang menarik. Kita diminta untuk mencukupkan hanya mengambil satu Mentor saja, dan memilih Mentee sesuai kemampuan.

Yuk simak keseruan Manda mencari Mentor dan Mentee.

Memilih Mentor


Pada hari-hari awal materi diberikan, Manda langsung bergerak mencari Mentor. Pilihan tema Manda masih seputar berbenah, karena itulah tema besar Manda, yaitu Manda Apik 2020.

Namun rupanya sesuai perkiraan Manda, menemukan mentor ini penuh cerita.Manda perlu ditolak oleh dua orang Mentor, untuk akhirnya diterima. Jodoh terbaik pilihan Allah, begitu Manda meyakininya.Ialah Mba Iqiq Febrilian, Bunda pembelajar yang Allah kenalkan sebagai Mentor Manda tahap ini.

Mba Iqiq tinggal di Kota Tangerang. Di tahap satu ini kami saling mengenal satu sama lain. Mulai dari alasan dan tujuan mentoring yang kita lakukan ini.Kami juga menyepakati jam mentoring agar baik manajemen waktunya.

Memilih Mentee


Pertama-tama Manda mencoba untuk melamar beberapa orang sebagai Mentee. Rupanya rata-rata sudah dapat Mentor. Ada pula yang tidak kunjung membalas pesan Manda.Lalu Manda memberi jeda satu malam, karena memang tema Mentoring Manda cukup mainstream, yaitu Desain. Sebagai satu keahlian yang Manda tekuni, baik secara akademis maupun profesional, desain adalah pilihan yang Manda rasa sesuai.

Satu malam berlalu, Allah gerakan hati Teteh kesayangan, Teh Fiena Rifanty untuk menghubungi Manda. Kebutuhannya akan desain iklan, berjodoh dengan Manda. Goals mentoring ini adalah mendampingi Teh Fiena untuk belajar desain iklan produk.

Saat ini kami sudah melakukan perkenalan (walau kenal akrab). Juga melakukan pencocokan jadwal mentoring.Satu hal yang sangat Manda syukuri, waktu yang Teh Fiena pilih adalah pukul 5.00 dini hari. Paska waktu sahur, kami bertukar pikiran. Di waktu ini Manda menjadi lebih segar, bersemangat melewati hari di Ramadan haru ini.
Saat kita memutuskan untuk memfasilitasi belajar orang lain, sesungguhnya Allah tengah menuntun kita untuk belajar dengan cara mengajar. Segala hikmahnya, adalah hadiah tak ternilai. Mari semangat belajar, sebagai Mentor atau Mentee
Setrikaan di musim penghujan bak jamur yang terus bertumbuh. Sering mencuci namun lama keringnya justru terus bertambah.

Apalagi bila sengaja ditumpuk awalnya seperti Manda. Lengkap sudah, padahal sudah diwanti-wanti di awal, kalau ditumpuk mereka akan berkembang biak.

Well mengeluh tidak akan membuatnya tiba-tiba selesai (Kecuali mengeluh sambil kirim ke Laundry). Jadi mari kita kerjakan, tumpukan ini dengan hati riang.

Ingat lagi tumpukan cucian ini adalah tumpukan pahala. Ingat lagi tumpukan setrikaan ini kelak bisa membantu timbanganmu di akhirat, Bismillah.

Tetap semangat, jangan lupa bahagia!


Apa sih rasanya lihat setrikaan menggunung? Emosi ya!

Saking banyaknya itu setrikaan sampai kadang halu punya robot yang bisa nyetrika. Atau kepikiran mau ganti profesi? Udah deh ga usah. Halu yang indah-indah mending disingkirkan, kalau mau membandingkan, bisa coba dengan drakor The World of the Married, dan syukurilah peranmu hari ini Bun. Haha!

Jadi gimana dong supaya setrikaan ini ga bikin kita emosi jiwa atau hilang kewarasan. Yuk simak tips Manda yang habis iron lady hari ini :

Berdamai dengan Mereka


Baju menumpuk ini kerap bikin mood drop. Rasanya makan minum hilang selera, eh Manda sih ngga ya, hehe.

Supaya gak semakin drop, yuk berdamai dengan mereka.

Setrikaan ini menggunung karena adanya aktivitas.

Setrikaan menggunung karena saat ini kita masih diberi nikmat amanah suami dan anak-anak.

Setrikaan ini menggunung karena kita masih diberi rezeki untuk membeli pakaian.

Syukurilah, ucap alhamdulillah.

Tidak Perlu Sempurna


Bila hari ini masih menumpuk, kerjakanlah semampumu.

Sedikit juga tidak apa-apa, mulai saja dulu. Lebih baik dikerjakan 10% jadi masalah kita berkurang juga.

Tetap semangat!

Merubah Mindset


Saat baju rapi, hati lebih lega dan bebas. Saat baju bersih keluarga lebih sehat.

Kita sedang menanam ladang pahala, berbahagialah!

Lakukan Sambil Melakukan Hal yang Membuat Bahagia


Senang mendengar musik? Menyetrikalah dengan diiringi alunan musik.

Senang menghapal ayat alquran. Menyetrikalah sambil menghapal ayat alquran atau menyalakan murrotal.

Senang nonton film atau drama, lakukanlah setrika dengan menonton.

Jangan lupa Bahagia!

Copy of Copy of Copy of Copy of GEMAR RAPI TASK 1 (6)


Proses Berbenah


KULKAS


Untuk bahan makanan yang masuk kulkas mini bar adalah yang basah (ayam, eskrim, fresh milk, sayur,dsb), tapi karena keterbatasan tempat,


biasanya kami beli per hari langsung dimasak,


Penataan kulkas sekarang menggunakan pembagian dengan wadah-wadah plastik agar lebih awet


PANTRY


Bagian ini hanya berupa rak plastik susun 4 yang ditata berdasarkan kebutuhan mengikuti bentuk tempat yang tersedia.


Penataannya sebisa mungkin terlihat semua tanpa ada yang ditumpuk dan masih dengan kemasan aslinya. Masih belum rapi rasanya, Nanti mau coba ditingkatkan lagi.


Saat ini Manda sedang mencoba Ecobrick, jadi saat isi habis, kemasan plastik atau alum akan digunting-gunting kecil lalu dimasukan ke dalam botol plastik bekas minuman,


Hambatannya saat merapihkan kembali ke tempatnya, lebih sering terlupa dan harus diulangi lagi. Terutama saat ananda atau Pavi yang ambil.


Cara mengatasinya adalah dengan konsisten menjalani jadwal berbenah yang telah dibuat. Kemudian memberi pemahaman kepada keluarga lain tentang posisi.



Kebutuhan Makanan


KEBUTUHAN MAKANAN HARIAN


Manda sekeluarga saat ini tengah dalam kondisi PSBB


Belanja dan makanan tidak direncanakan, seadanya yang ada di tukang sayur. Menunya seperti yang dituliskan di Task 5. Sehari kami makan dan masak 2-3 kali ditambah camilan atau jajanan bila memungkinkan,


KEBUTUHAN MAKANAN MINGGUAN


Kami berbelanja ke supermarket setiap satu minggu sekali, yang dibeli seputar kebutuhan dasar seperti beras bila habis, Bumbu kemasan (Kecap, Saus, Mayonaise, Sambal, Kaldu ayam dan kaldu jamur, dsb). Fresh milk, UHT,


KEBUTUHAN MAKANAN BULANAN


Tidak ada kebutuhan khusus yang dibeli bulanan karena fokus pada belanja harian dan mingguan.



Evaluasi Anggaran & Foodwaste


Evaluasi apakah sudah sesuai dengan anggaran?


Untuk saat ini masih sering sekali over budget karena seringnya tidak strict masalah list belanjaan. Ada saja tambahan-tambahan yang dibeli, Untuk ini perlu kembali menangani anggaran kembali juga lebih konsisten dengan list belanja yang sudah dibuat.


Ditambah juga dengan fluktuasi harga pada masa Pandemic ini, sering diluar dugaan.


Menanganinya perlu lebih meminimalisir kebutuhan tidak terduga.


Evaluasi apakah ada Foodwaste?


Setelah dievaluasi foodwaste ada (bawang, kulit buah, akar sayur, tulang ayam, cangkang telur) namun semenjak telah dipandu pada suplemen dan Jumagi pekan lalu, foodwaste ini lalu tidak lagi mengotori tempat sampah. Karena untuk kulit buah Manda coba buat jadi eco enzyme, sisa sayur, tulang dan cangkang masuk ke tempat sampah organik di halaman.



Food Preparation


Sangat tertarik melakukan food preparation.


Tapi karena seringnya beli dan langsung masak, mungkin penerapannya akan dimodifikasi berdasarkan harian.


Alasannya ini dikarenakan belum memadainya tempat kulkas penyimpanannya. Jadi berfokus pada apa yang bisa disimpan maksimal dan modifikasi food preparationnya, Bismillah.


LANGKAH KE DEPAN YANG AKAN DIAMBIL


Akan lebih menghitung anggaran dan mengurangi pembelian bawang, karena seperti bawang putih sering sekali bersisa dan busuk.


List belanja harian selama Pandemic akan dibuat per budget (mis, sehari max 100ribu)



Jadwal Kebiasaan Baik


Tulis kebiasaan baik terkait berbenah rutin dapur yang akan Anda lakukan (Harian, Mingguan, Bulanan

harian

mingguan

bulanan

Before After


before

after
Menghemat air adalah salah satu upaya kita menjaga lingkungan. Terjaganya air bersih mengalir membuat pasokan terjaga dan proses daur ulang air yang membutuhkan proses dapat dikurangi.

Selain itu menghemat air adalah cara kita mensyukuri nikmat dan berempati kepada mereka yang kekurangan. Banyak di lokasi lain yang krisis air bersih, kita yang berkecukupan hargai, manfaatkan dan gunakan seperlunya.

Berikut cerita Manda menghemat air dalam mencuci piring :

  1. Selesai makan langsung buang makanan anda ke tempat sampah. Usahakan tempat sampah khusus sampah organik ya!

  2. Siapkan wadah besar dengan air dan beberapa tetes pembersih piring. Bisa pakai pembersih alami seperti eco enzym.

  3. Bersihkan satu persatu piring dengan pembersih. Lalu tumpuk.

  4. Bersihkan wadah dan isi dengan air bersih. Bilas semua piring hingga bersih.

  5. Lap piring dengan serbet bersih lalu simpan di lemari penyimpanan.


Selamat mencoba!


Masa pandemi ini, kita telah diwajibkan untuk melakukan pembatasan sosial fisik, baik di lingkungan rumah maupun area publik seperti pusat perbelanjaan.

Walaupun telah mencegah diri dengan memakai masker saat pergi dan mencuci tangan dengan sabun, baiknya ikuti langkah ini setelah berbelanja kebutuhan harian kita.

Mandi, Cuci Rambut dan Baju


Sepulangnya dari pusat perbelanjaan, utamakan membersihkan diri terlebih dahulu. Apapun alasannya, hindari menyentuh keluarga sebelum anda mandi dan mencuci rambut anda.

Pakaian dan masker kain yang anda kenakan segerakan dicuci agar kembali bersih.

Lap Belanjaan dalam Kemasan Kaleng atau Plastik dengan Tisu Basah


Saat selesai bercuci, mulailah untuk membersihkan semua barang belanjaan anda.

Lap barang atau makanan yang menggunakan kemasan kaleng atau plastik dengan tisu basah.

Bunda bisa juga mengelapnya dengan handuk bersih yang sudah dibasahi dengan food grade disinfectant.

Cuci Bersih Buah dan Sayur


Untuk makanan seperti buah dan sayur, cuci bersih sebelum masuk ke dalam lemari pendingin.

Bunda bisa merendamnya terlebih dahulu dengan air hangat atau cuka apel selama 20 detik. Bilas dan tiriskan lalu simpan dalam lemari pendingin atau pantry.

Bersihkan Tas Belanja


Jangan lupa bersihkan tas belanja setelah digunakan.

Bila tas belanja berbahan kain, cucilah dengan sabun dan keringkan sebelum digunakan lagi.

Untuk tas belanja berbahan lain bisa disikat ataupun direndam dengan air sabun dan dijemur kering.

Manusia bisa memaksimalkan diri dengan ikhtiar lalu tawakal. Sisanya Allah yang akan beri hasil terbaik. Wallahualam. Jangan lupa bahagia!
Beberapa Bunda sering merasa bingung saat dihadapkan dengan pilihan antara mencuci sekarang atau nanti.

Mencuci sekaligus terasa lelah sekali namun bisa santai di hari-hari lain.

Sementara untuk mencuci dicicil ada saja halangannya dan segala alasan pembenarannya.

Manda sendiri tim yang disekaliguskan, seperti hari ini.

Namun perlu diperhatikan, eksekusi sekaligus banyak tidak boleh dijeda. Misal sekarang beres cuci, ya langsung harus sampai masuk lemari. Jadi jangan ada cerita setelah kering disimpan dulu di keranjang. Yang ini namanya setengah-setengah. Sekaligus ngga, nyicil juga ngga.

Padahal sudah banyak buktinya kalau tumpukan baju itu tidak pakai KB, mereka terus berkembang biak saat ditinggal di keranjang, hehe.

So mulai pekan depan Manda mau puasa menunda pekerjaan, Bismillah semangat!


Tinggal di hunian terbatas dan tidak memiliki fasilitas penyimpanan yang memadai tentu menantang.

Bila Bunda di rumah tidak memiliki kulkas atau tempat penyimpanan cenderung terbatas, siasati dengan cara ini :

Belanja Harian

Belilah bahan makanan yang tidak tahan lama, setiap hari. Contoh misalnya ayam potong atau ikan. Belilah sesuai kebutuhan Bunda pada hari tersebut dan pastikan terkonsumsi habis.

Bila bahan masih bersisa, masak dengan cara yang awet (digoreng atau dibuat abon) lalu simpan di wadah kedap udara.

Stock Bahan Makanan Kering Sesuai Ketersediaan Tempat Penyimpanan

Bila hanya memiliki satu rak atau satu lemari pantry, cukupilah bahan makanan kemasan dengan tempat tersebut.

Membeli lebih dari tempatnya akan membuat semrawut dan lebih sulit mengontrol keberadaannya. Bila terjadi begini akan sering ditemukan bahan makanan kadaluarsa yang belum terkonsumsi.

Menabung Untuk Membeli Tempat Penyimpanan

Terakhir, bila memungkinkan, mulailah untuk menabung kebutuhan tempat menyimpan. Entah itu kulkas atau lemari pantry yang lebih memadai.

Semoga bisa awet dan tetap rapi berbenahnya, semangat!

(conflicting copy) Copy of Copy of GEMAR RAPI TASK 1



Proses Decluttering


1) Saat ini kami masih memasak di dapur bersama di rumah mertua, untuk kategori yang akan didecluttering saat ini hanya yang milik kami, dan tidak terlalu banyak. Proses decluttering dimulai dengan semua alat makan yang kami miliki.



Kategori :


Peralatan makan


Perlengkapan makan yang kami miliki antara lain sendok, garpu, pisau, piring, gelas. 


Peralatan Masak


Sutil, wajan, kompor, panci, gas, pisau, talenan


Bahan makanan


Penyimpanan bahan makanan kami di kulkas mini bar dan rak plastik.


Peralatan kebersihan


Tempat sampah, lap dan keset


Peralatan elektronik


Blender, Rice Cooker, Panci listrik. Pompa galon


Tidak ada subkategori karena tidak terlalu


banyak kegiatan masaknya.


 

2) Menu harian


Pilihan menu protein : bistik ayam, opor ayam, ayam goreng, ayam kecap, ayam mentega, ayam asam manis, semur telur, fuyunghai, tahu cabe garam, siomay, pangsit kuah, tongkol balado manis, dori telur asin


Pilihan sayur : sop ayam, sayur asam, capcay, tumis kangkung, cah pokcoy, cah kailan, salad selada


Camilan : pisang goreng, pancake, es krim cetakan (susu uht dicetak+dibekukan), popcorn homemade, pudding, buah segar


Pola makan keluarga kami masak sehari 2-3 kali dengan menu pilihan di atas. Pilihan tersebut adalah makanan yang bisa masuk untuk keluarga, karena menu tersebut yang digemari, juga Manda tidak begitu rajin memasak. Bila tidak memasak Manda akan memilih pesan online atau beli di warung.


Alat-alat masak di dapur hampir semua milik mertua, jumlahnya cukup banyak dan lengkap namun jarang Manda gunakan. Manda konsisten hanya menggunakan satu wajan alumunium dan satu panci untuk memasak apapun.


Kecuali untuk pancake menggunakan teflon cetak khusus. Untuk peralatan masak yang Manda miliki insya Allah tidak berlebihan, hanya baru nambah tools yaitu panci, kompor, gas, sutil dan wajan stainless, ini belum dibuka dari tempatnya karena masih mencari rumah yang tepat untuk mereka. Yang sangat jarang Manda gunakan adalah blender, karena malas membersihkan setelahnya, hehe.


Untuk peralatan makan Manda merasa terlalu banyak wadah makan dan jarang tepat guna, ini akan dipilah agar tidak terlalu memakan tempat.


3) Karena kategori lain tidak terlalu banyak, Manda fokus decluttering di dua hal, peralatan makan dan bahan makanan.


Peralatan makan : wadah yang masih layak. Bila ia plastik, dipastikan aman untuk makanan. Bila tidak akan dimutasi kerja menjadi wadah kecantikan atau mainan anak.


Wadah berjamur atau rusak dipisah untuk dibuang bersama benda plastik lain.


Jumlah sesuai kebutuhan (tidak berlebihan).


Bahan makanan : masih bagus, tidak kadaluarsa, pasti dimakan (tetapkan waktu konsumsi)


4) Pengalaman decluttering dapur ini tidak terlalu memakan waktu karena sedikit jangkauannya. Hanya dibuat terkejut betapa kurang amannya peralatan kami. Jadi memicu semangat untuk berubah.


Hambatannya adalah karena ada batasan di tempat tinggal yang belum permanen, jadi masih tidak bisa berbenah sesuai keinginan.


Mengatasi hambatan ini adalah dengan cara berfokus untuk berbenah pada milik pribadi dan membantu


berbenah dapur bersama sesuai aturan


mertua. Jangan lupa bahagia



Proses Organizing


1) Karena lokasinya tidak menyatu, jadi penataan mengikuti ruang yang ada. Menatanya sesuai dengan ketersediaan tempat. 


Peralatan makan:


Perlengkapan makan disimpan dalam laci, menyesuaikan bentuk laci, ditumpuk


Peralatan Masak :


Di gantung bersamaan alat masak lain


Bahan makanan :


Bumbu-bumbu dan saus disusun dimeja dengan menggunakan kotak-kotak plastik, menyesuaikan tempat dan diusahakan jenisnya berkelompok.


Masa pandemic covid19 ini membuat kami menyetok cukup banyak makanan siap saji seperti telur, Mie Instan, minuman sachet,dsb. Untuk ini kami menatanya di rak plastik. 


Untuk bahan makanan yang masuk kulkas mini bar adalah yang basah (ayam, eskrim, fresh milk, sayur,dsb), tapi karena keterbatasan tempat,


biasanya kami beli per hari langsung dimasak,


jadi seperti saat ini, mini bar kosong karena bahan


makanan habis.


Peralatan kebersihan :


Tempat sampah kini dibagi 4 jenis,


Lap dan serbet dilipat dan ditumpuk dalam kotak plastik


Peralatan elektronik:


Blender dan pompa galon ditata berdekatan di dekat saklar listrik


Rice Cooker berdekatan dengan microwave


Panci listrik disimpan di dekat kamar karena keperluan darurat bila lapar tidak perlu turun ke dapur yang berlokasi di lantai bawah


2) Sama halnya dengan saat decluttering, organizing pun tidak banyak memakan waktu. Alhamdulillah dengan adanya materi dan suplemen dari GR, panduannya jadi jelas sekali.


Seperti untuk membuang sampah, Manda yang


awalnya hanya mengandalkan satu tempat


sampah, kini dibagi menjadi 4. Ini sangat terinspirasi dari suplemen dan Jumagi yang dibagikan pekan ini.


Hambatan sama dengan decluttering, karena masih tinggal di rumah tinggal yang belum permanen, jadi belum bebas berbenah dan menata sesuai keinginan hati. Dan sama untuk solusinya, tetap Happy dan fokus pada apa yang bisa dilakukan dan benahi, semangat!


3. Analisis RASA:


Rapi dan Teratur


Rasanya masih jauh dari rapi dan teratur, tapi better!


Aman dan Nyaman


Lebih Aman dan nyaman dengan tatanan saat ini, posisinya aman dari anak2


Sehat dan Bersih


Much better! Setelah semua bersih dicuci dan lap, jadi lebih sehat!


Alami dan Berkelanjutan


Penataan lebih alami dengan memanfaatkan


kembali barang lama, dan dengan membagi sampah


ke dalam 4 jenis semoga lebih berkelanjutan



Before - After


Before2

before1

after3

after2

after1


Saat mengidamkan rumah yang bersih, selain penataan yang baik, kebiasaan perlu dilatih.

Aturan pertama adalah dapur yang bersih. Cara membiasakannya cukup sederhana. Yaitu ketika selesai masak, langsung cuci semua peralatan dan lap bersih, agar kerapihan kembali sedia kala.

Namun hal ini sangat menantang bagi Bunda dengan balita. Oleh karena itu, keterpaksaan yang membuatnya menjadi terbiasa.

Biasakan selama 3 bulan, maka kelak akan terlatih.

Kunci membuat kembali bersih adalah setiap bahan makanan sisa langsung dibersihkan. Yang perlu dibuang, buanglah.

Hari ini Manda berhasil, semoga tiap hari, dan awet, aamin.


Pekan ini Manda berniat puasa nonton drama Korea. Dari 7 hari rupanya hanya bertahan 3 hari. Bagaimana tidak, drama saat ini sangat seru dan banyak yang membuat kurang fokus.

Lalu selama 3 Hari tersebut bagaimana tipsnya agar tidak nonton Drama Korea :

1. Niat

2. Perbanyak aktivitas lain yang membuat lupa nonton drama

3. Jauhi sosial media yang sarat dengan postingan trailer drama Korea

4. Ga usah buka Youtube, yang biasanya isi feednya berbau drama Korea

5. Tahan rasa yang begitu membuat ingin menonton.

6. Semangati diri dan beri penghargaan jika berhasil.

Selain itu drama Korea adalah teman menyetrika Manda, jadi ini memang sulit sekali ditolak. Jadi tema pekan ini adalah perayaan kegagalan. Mari lebih bersemangat pekan selanjutnya. Manda akan puasa minum manis.



Hari ini seharian hujan. Physical distancing ditambah hujan adalah nyenyak dan malas gerak. Rebahan adalah posisi paling enak sekarang.

Tapi rupanya tugas Nayyara hari ini adalah membantu pekerjaan rumah. Jadi tetap perlu semangat berbenah.



Cuci Piring

Hari ini Nayyara kembali mencuci piring bekas makannya. Alhamdulillah sudah mulai terbiasa.



Menyapu

Nayyara senang sekali membantu menyapu. Walau tidak sepenuhnya berhasil, tapi ia menyelesaikan tugasnya dengan baik.

[wpvideo wKwrv9ni]

Mencuci

Nayyara juga belajar mencuci baju sendiri. Walau hanya memasukan baju dan menekan tombol mesin, Alhamdulillah Nayyara suka.


Jadi sehari ini Manda badan rasanya pegal semua. Berbenah seadanya banget. Tapi menyempatkan bantu Pavi mencuci bola-bola untuk mandi bola anak-anak.

Sekalian tendanya sama Pavi dijahit karena sudah ada yang robek. Manda hanya melihat sambil sesekali bantu keperluan lain.

Jadinya Manda hanya masak, lalu tubuh mulai terasa pegal lagi.

Oh iya berikut cara membersihkan tenda mandi bola ala Pavi

1. Cuci bola dalam rendaman air dan sabun cuci piring. Pastikan yang food grade terutama bila ananda masih balita. Bisa jadi saat main terjilat.

2. Bilas bola dengan air mengalir. Pastikan benar-benar bersih.

3. Jemur dengan jaring bola sampai benar-benar kering.

4. Keringkan lagi dengan lap bersih sebelum digunakan.
Copy of Copy of GEMAR RAPI TASK 1 (5)Baju anak cenderung lebih banyak dan banyak perintilannya. Seiring bertambahnya umur ananda, baju-baju yang lebih cepat berganti karena anak terus bertumbuh ini mulai bertambah banyak.

Saat kita berniat memilahnya ada saja hal yang membuat berpikir. Nilai sentimental dan berbagai kenangan di dalamnya kadang membuat kita membutuhkan lebih banyak waktu untuk memilah yang masih terpakai atau tidak.

Tips Manda saat merapikan baju anak adalah sebagai berikut:


Libatkan Ananda. Tanyakanlah pakaian mana yang kira-kira sudah tidak terpakai. Hal ini memungkinkan untuk anak yang sudah bisa diajak berkomunikasi.

Pilih Waktu yang Tempat. Bila tidak selesai sehari, lakukanlah sedikit demi sedikit. Tidak perlu ngoyo harus selesai cepat bila hanya membuat terbebani. Take your time.

Jangan Menyimpan Barang yang Sudah Jelas Tidak Terpakai. Kadang banyak alasan untuk menyimpan pakaian anak. Terutama bila berpikiran nanti akan terpakai untuk anak selanjutnya. Tapi pastikanlah waktu yang tepat untuk menggunakannya. Bila dalam waktu lama tidak akan terpakai, silahkan donasikan atau dibuat ke dalam bentuk lain.

 


Paska melahirkan anak, para Bunda biasa menjadi owner kain terbanyak sepanjang masa. Bedong, kain panjang, selimut bayi, stagen, bengkung, sprei dan sarung bantal bayi, juga masih banyak lagi. Saat anak mulai beranjak balita, Bunda yang mulai berbenah kain tersebut menjadi merasakan sensasi luar biasa.

Sudah tidak terpakai, awalnya berpikir, "Simpan dulu, mungkin bisa buat anak kedua," Dan seterusnya.

Tapi untuk Bunda yang sudah tidak merencanakan kehamilan atau tidak mungkin hamil lagi, upaya menyimpan kain-kain tersebut hanyalah hal sia-sia. Belum lagi debu yang dihasilkan luar biasa. Jadi memang baiknya diubah fungsi atau didonasikan saja.

Manda sampai saat ini telah berhasil mengumpulkan 4 kardus besar clutter. Ini baru dari klaster pakaian saja ya. Tidak terbayang rasanya bila diteruskan akan bagaimana.

Oleh karena itu, mari hari ini kita cicil dulu berbenah kain yang rasanya luar biasa itu.



Btw yah, Manda memang kesulitan sekali melanggengkan kerapihan ini. Oleh karena itu segala daya dan upaya dilakukan. Terharu deh, Pavi tadi sampe browsing mesin cuci yang bisa langsung kering dan terlipat, wkwk.

Copy of Copy of GEMAR RAPI TASK 1 (1)Proses Decluttering


Saya membagi kategori berdasarkan jenis pakaian dan kebutuhannya. Pada bagian gantungan diisi oleh sub kategori gamis, khimar, kemeja, cardigan, lingerie.Untuk laci diisi oleh sub kategori dalaman, kaos rumah, dan celana. Kategori dibuat untuk memastikan pakaian tersebut akan kembali lagi di situ tempatnya.


Pemilihan kriteria Pakaian adalah yang masih bisa digunakan dan masih pernah digunakan kurun waktu satu tahun ke belakang. Juga yang akan digunakan okasional. Untuk prosesnya saya tumpukan semua pakaian ke dalam keranjang besar, dan menyiapkan dua buah kardus.


Satu persatu pakaian saya sentuh, diperiksa apa masih layak, dan diingat kembali kapan terakhir digunakan. Yang layak pakai dan sudah tidak pernah digunakan akan masuk kotak donasi, lalu yang sudah rusak atau tidak layak pakai dimasukan ke box lain untuk digunting2 sebagai bahan prakarya anak-anak, isian bean bag atau dijadikan lap.


Pakaian saya tidak banyak karena saya juga sering tinggal di rumah orang tua saya di BSD city, jadi yang ditangani dalam proses decluttering kali ini alhamdulillah tidak cukup banyak, tapi yang buat lama justru berpikir saat menyortirnya. Ditambah emang masih ada yang tertunda seperti pakaian yang masih dijemur dan belum kering. Tantangan saat decluttering adalah saat anak-anak menjadikan clutter sebagai mainan, jadi sering mengulang lagi merapikan dari awal, hehe.


Copy of Copy of GEMAR RAPI TASK 1 (2)

Proses Organizing


Pada proses organizing saya berfokus pada tempat yang sudah ada, yaitu gantungan dan laci. Untuk gantungan dimulai dari sebelah kiri khimar yang digantung pada hanger bulat, kemudian gamis pada hanger pink, dan kategori lain dengan hanger warna lain. Penataan baju gantung menggunakan posisi gradasi warna agar lebih sedap dipandang dan mengingat posisi awal saat akan digantung kembali. Untuk laci, laci nomer 1 digunakan untuk menyimpan dalaman dengan cara dilipat, pakaian dalam dilipat dan diletakan pada box kardus bekas yang dilapis kain dari khimar bekas.


Tantangan saat menata adalah kebutuhan organizer. Belum terlaksana membeli organizer untuk menata agar lebih rapi, jadi sementara menyiasati dengan yang ada.


Rasa setelah berbenah pakaian lebih lega, namun masih memikirkan clutter yang lain, semoga bila sudah selesai semua bisa lebih lega lagi, aamiin


Copy of Copy of GEMAR RAPI TASK 1 (3)


Yang paling menguji keimanan saat tantangan konsistensi adalah weekend. Padahal saat ini setiap hari adalah weekend alias hari libur, tapi karena setelan tubuhnya masih mengingat waktu, jadi hari-hari ini Manda akan mager berat.

Tapi balik lagi ke niat awal, mengingat strong why dan berjanji untuk memberi progres setiap harinya walau hanya sedikit. Oh iya untuk penilaian badge tantangan Manda, berikut adalah indikatornya.

Excellent : Pakaian semua pada tempatnya, piring bersih tertata di tempatnya, tidak ada sampah berserakan, mainan dan buku pada tempatnya

You're Good : Minimal 3 poin di atas terlaksana.

Satisfactory : Minimal 2 poin di atas terlaksana.

Need Improvement: 1 poin atau tidak terlaksana sama sekali.

Well, hari ini need improvement, karena masih dalam tahap sortir dan hanya sempat mencuci piring. Semoga besok lebih semangat lagi, Bismillah!

Copy of Copy of Copy of GEMAR RAPI TASK 1

Hai Bunda! Sampai juga di waktunya berbuka dari puasa kita sepekan ini. Pilihan puasa Manda pekan ini adalah berhenti main game baik di ponsel maupun komputer. Selama satu pekan akhirnya Manda mampu menyelesaikan pekerjaan lain lebih cepat daripada biasanya. Berpuasa dari hal yang kurang bermakna rupanya memiliki pengaruh yang sangat baik untuk penggunaan waktu kita.

Lalu bagaimana akhirnya Manda berhasil secara Excellent untuk berpuasa menjauhi Gaming selama satu pekan penuh?

Niat Kuat Jangan Lupa Bismillah

Alhamdulillah Manda mampu menaklukan rasa dan alasan yang membuat Manda merasa tidak perlu puasa Gaming. Saat awalnya mau menghapus game yang ada di ponsel rasanya galau berat. Ada saja pembenaran dalam setiap detik kegalauan tersebut. Seolah-olah berlama-lama main game dan melupakan tugas lain adalah hal wajar.

Akhirnya Bismillahirrahmanirrahiim, Manda menghapus game dan pikiran, "Duh kan masih ada koin, bla bla bla."

Alihkan Rasa Kepingin Main Game dengan Bermain dengan Anak

Cari pengalihan. Misalnya setiap kepikiran ingin main Game, segeralah cari kegiatan lain yang sama serunya. Salah satu yang paling ampuh adalah menemani anak bermain atau berkegiatan lain bersama ananda.

Kerjakan Pekerjaan Rumah

Kesenangan bermain game bisa diganti dengan menyelesaikan pekerjaan rumah atau tugas pekerjaan. Lalu mengatasi rasa malasnya adalah dengan menyiasati pekerjaan menjadi hal yang menyenangkan bagi Bunda.

Pilih keseruan dan produktivitas Bunda dengan cara yang sama serunya dibandingkan gaming.

Bila Gagal Tidak Apa-apa, Coba Lagi Besok

Saat hasrat hati tak kuasa tertahan dan membuat Bunda melakukan pantangan puasa, tidak apa-apa. Tapi berjanjilah esok akan lebih baik. Jangan saat gagal lalu menjadi drop dan bersedih, juga jangan saat gagal memberi pembenaran kepada diri.

Copy of Copy of Copy of GEMAR RAPI TASK 1 (1)

Alhamdulillah untuk pekan ini Manda berhasil menyelesaikan puasa dengan 7 badge Excellent. Hanya ada catatan sedikit, ke depannya, saat waktunya berbuka puasa main game nya ga usah jadi kaya balas dendam. Semalam Manda main The Sims 4 sampai tengah malam dengan segala pembenarannya, hehe. Kurang-kurangin ya! Secukupnya saja, setiap yang berlebihan bisa membuat tersedak, Wallahualam.
Copy of Copy of GEMAR RAPI TASK 1Ada hari dimana kita merasa terlalu lelah untuk berbenah. Ingin rasanya langsung pergi tidur dengan keadaan rumah yang tiba-tiba bersih sendiri. Tapi tentu membiarkan rasa lelah ini merajai hanya akan membuat menumpuknya pekerjaan kita. Sementara di masa wabah covid 19 atau coronavirus ini, bergaya hidup sehat sangat dibutuhkan.

Jadi apa yang Manda dapat hari ini untuk membangkitkan semangat berbenah Manda? Yuk simak tips Manda berikut:

Kembali Mengingat Strong Why

Kembali mengingat alasan kenapa kita wajib berbenah adalah hal yang yang paling ampuh untuk membakar semangat. Jadikan pandemic Coronavirus sebagai pelajaran, sebagai Bunda kita perlu menjaga keluarga dari penyebaran virus.

Mulai Dari yang Terdekat

Saat teringat semangat dan alasan untuk berbenah, mulai lakukan dengan membenahi benda terdekat Bunda. Hasil itu nomor terakhir. Utamakan mengerjakannya saja dulu.

Bila Bunda tipikal yang perfeksionis, tanamkan di dalam pikiran, mengerjakan 30 persen dapat menyelesaikan 70 persen masalah. Mulai dulu tanpa berorientasi kesempurnaan hasil, tapi bila lalu kita bisa mengejar kerapihan sempurna anggaplah sebagai bonus.

Buang Segala Alasan di Kepala 

Ada saja alasan negatif yang berseliweran di kepala saat malas melanda. Kuatlah untuk terus mengingat alasan melakukan kebaikan untuk berhasil melakukannya.

Misalnya seperti hari ini, Manda memutuskan untuk hanya mencuci pakaian, tapi Allah memberi kekuatan untuk sedikit menyortir dan merapihkan kamar komputer. Padahal awalnya Manda mager berat apalagi udara sedang sangat dingin.

Mulai Saja Dulu dan Semangati Diri Bunda

Apabila Bunda akan bersemangat dengan meminum atau memakan sesuatu yang khusus, siapkanlah makanan atau minuman tersebut.

Kalau Manda tadi menyetel lagu ngebeat supaya lebih seru berbenahnya, hehe.

Yuk ah besok lebih semangat lagi berbenahnya, Bismillah.

 


Hai Bunda, pernah mengalami kewalahan dengan tumpukan pakaian? Atau bagaimana cara merapikan lemari pakaian? Yap, salah satunya bisa dengan mengurangi pakaian kita.

Jurnal berbenah Manda hari ini disponsori oleh kenikmatan saat menyortir pakaian. Decluttering pakaian, atau mengeluarkan clutter pakaian kita, dimulai dengan kegiatan memilah antara pakaian yang masih digunakan atau yang menurut kita clutter (kekacauan).



Nah, simak tips berikut saat kita mau menyortir pakaian.

Pilih Hanya Baju yang Bisa Dipakai


Jangan menyimpan pakaian yang sudah tidak cukup. Apa lagi dengan dalih "Besok mulai diet".

Pertimbangkan lagi sudah berapa lama pakaian itu tidak digunakan dengan alasan tersebut. Lebih baik dipindah tangankan dan menabung untuk beli lagi bila kelak diet Bunda berhasil, hehe.

Untuk pakaian tidak cukup bisa dipisahkan untuk didonasikan atau dijual kembali. Bisa juga pakaian diubah fungsi menjadi bentuk lain. Misalnya dijadikan sprei perca, taplak, isian bean bag ataupun lap.

Hitung dan Bertanggung Jawablah

Biasakan untuk mengetahui jumlah pakaian yang kita miliki. Kita bisa memasukannya ke dalam daftar inventori kita.

Kemudian mulailah untuk bertanggung jawab atas semua pakaian kita. Bila jarang dipakai, simpan di tempat dan tutup dengan cover atau plastik. Jangan lupa semua pakaian kita akan dihisab.

Sesuka apapun dengan pakaian tersebut bila tidak digunakan ataupun dirawat, sama saja dengan tidak bertanggung jawab.

Pastikan Tempat Pakaian Cukup


Saat kita melihat foto-foto desain interior yang bagus, pasti kita melihat kerapihan di dalamnya. Yang membuatnya rapi tentu karena teraturnya barang yang ada.

Keteraturan lemari bisa dilihat dari cukupnya jumlah pakaian di dalamnya. Tidak terlalu padat ataupun bertumpuk.

Selamat menyortir! Bismillah semoga isi lemari kita serapi gambar ini.

© Alienda Sophia · THEME BY WATDESIGNEXPRESS